Connect with us
thorragnarok

Allied Movie Review: A Cliche Forbidden Love Wrapped in a Classy Spy Thriller

Allied Movie Review
Paramount Pictures

REVIEWS

Allied Movie Review: A Cliche Forbidden Love Wrapped in a Classy Spy Thriller

This review may contain mild spoilers

(3.5/5) 3.5 Stars

Pasca Mr. and Mrs. Smith (2005), rasanya memang tak ada aktris lain selain Angelina Jolie (Original Sin, Salt) yang pantas disandingkan dengan seorang Brad Pitt (Fury). Sama-sama memiliki daya tarik luar biasa dan merupakan kategori alpha di bidangnya, keduanya pun akhirnya disematkan nickname Brangelina, sebuah tradisi yang hanya diberikan untuk para ultra couple, baik dalam film maupun kehidupan nyata. Namun siapa sangka jika di kemudian hari, ada female alpha lain yang mampu menyaingi, walau tidak sampai mengalahkan, chemistry si Brangelina ini?

Walau tidak sungguh terjadi, Allied menjadi bukti nyata bahwa kisah Mr. and Mrs Smith ke-2 bisa terjadi. Bak menjadi orang ke-3,  Marion Cotillard (Rust and Bone) ternyata pantas juga disandingkan dengan Pitt. Aktris asal Perancis dengan karisma elegan dan talenta seni luar biasa (baca: ia juga bisa menyanyi dengan baik) dengan mudah mengimbangi bahkan terkadang mengungguli pesona Pitt dalam banyak situasi, baik itu menegangkan, mengharukan, apalagi menggairahkan. Terlihat jelas bahwa Cottilard memiliki chance mendominasi namun juga mampu mengontrol emosi karakternya dengan baik, membuat sosok Marianne Beausejour yang ia perankan seorang wanita kuat yang tetap saja rapuh.

Ya … Allied bukanlah film perang dengan desing peluru yang membuat mata penontonnya melihat ngeri. Sebaliknya, esensi Allied terletak pada hubungan romantis kedua karakter utamanya yang diplot sebagai agen rahasia.  Bahwa idealnya, mereka tak boleh bercinta apalagi main perasaan. Namun yang terjadi justru lebih jauh lagi, Marianne (Cotillard) menikah dengan Max Vatan (Pitt) hingga akhirnya memiliki seorang buah hati.

Masalahnya, selain adalah seorang agen rahasia yang lihai bercakap dan menggunakan senjata, Marianne juga dilatih pandai memainkan emosinya. Dan seperti apa yang diindikasikan dalam trailer, konflik film besutan Robert Zemeckis (Forest Gump, Cast Away, Flight) ini muncul ketika Marianne dicurigai menikah dengan Vatan untuk menunaikan sebuah misi rahasia. Terlepas apakah kecurigaan ini benar atau tidak, Max dipastikan mengalami dilema berat karena ia sungguh mencintai Marianne. Lalu bagaimana dengan Marianne?

“The problem is not about fucking out but using the feeling.” Begitulah lugasnya Marianne ketika Vatan menolak tawaran fisiknya yang menggoda. Namun Marianne tak salah karena memang tak ada salahnya Vatan sedikit relaks di tengahnya tegangnya situasi perang yang harus mereka hadapi esok hari. Lebih jauh lagi, tak ada yang tahu apakah mereka akan hidup atau mati. Adegan penuh gengsi inilah yang akhirnya menjadi pemicu adegan-adegan selanjutnya, yang akhirnya membentuk perjalanan cinta Marianne dan Max, dari sepasang sejoli nekat menjadi sepasang orang tua dengan tanggung jawab.

Kisah Cinta Klise Dikemas Tegang dan Elegan

Jujur saja, sebenarnya plot klise di atas tak perlu sampai dipuji-puji karena faktor X plot percintaan semacam ini terletak pengarahan si sutradara serta chemistry kedua bintang utamanya. Bagaimana karakter yang bintangnya mainkan dapat terasa nyata sehingga segala campur aduk perasaan yang mereka alami dapat merasuk ke dalam hati dan pikiran penonton. Singkat kata, soal chemistry, duet Pitt dan Cotillard sungguh menjanjikan di sini hingga berpotensi membuat Mrs. Smith cemburu di seberang sana.

Allied Movie Review

Mirip Mr and Mrs. Smith, Mariane dan Max bukanlah karakter roman picisan. Gerak-gerik dan tatapan mata mereka menunjukkan rasa saling suka namun hati mereka masihlah terbentur logika. Bahwa pekerjaan mereka dengan jelas melarang keduanya menjalin hubungan terlalu dekat. Namun dasar juga namanya manusia, diplot pura-pura sebagai suami istri di kota seromantis Casablanca, keduanya nampak sungguh-sungguh menikmati aktivitas pasutri, walau sebenarnya hanya sebatas meyakinkan para tetangga Mariane yang hobi mengintip dari jendela.

Dan namanya juga manusia yang nalurinya tak bisa hidup sendiri, Mariane dan Max pun demikian. Hanya pada masing-masing mereka bisa saling bercerita tentang dilema profesi ini. Hanya kepada masing-masing pula mereka bisa mengungkap jujur kehidupan seperti apa yang diidamkan jika perang berakhir. Kalau sudah begini, benih-benih cinta tumbuh pun tak terelakkan lagi. Alhasil, berniat  hidup tenang pasca perang, Max pun mengajak Marianne pindah ke London. Spesifiknya, ia ingin Marianne menjadi istrinya dan hidup normal membentuk sebuah keluarga. Dan demikianlah itu yang terjadi. Hari-hari bahagia keduanya dimulai hingga akhirnya Max dihadapkan pada situasi sulit sekaligus ujian cintanya pada Marianne.

Dramatisasi Artistik

Ber-setting waktu dan lokasi tahun 1942, Allied dipenuhi oleh banyak elemen klasik, terutama desain kostum cantik yang dikenakan Cottilard dalam banyak acara. Digambarkan sebagai seorang wanita yang berkelas nan anggun, deretan gaun yang dikenakan Cottilard mempertegas garis tubuhnya yang kokoh tinggi semampai. Disandingkan dengan Pitt yang juga tampil gentleman dan dengan latar belakang kota Casablanca yang cantik di malam hari, Cotillard dengan mudah mencuri perhatian seperti karakternya.

Namun yang paling menarik untuk dilihat adalah adegan bercinta Max dan Marianne di dalam mobil, di tengah terjangan badai pasir di pagi hari. Mengingat plotnya yang klise, kami menilai penting adanya adegan kunci dengan dramatisasi artistik seperti ini. Selain menjadi sebuah nilai tambah karena saking berkesan, adegan ini juga untuk memperkuat tensi dalam konflik dan menciptakan sebuah ending yang tak mudah ditebak.

Dan walau akhirnya ending tersebut belum memenuhi ekspektasi kami, kami maklum karena ternyata Max dan Marianne memang menjalani sebuah ujian cinta yang sulit. Terlepas apakah ada sebuah akhir yang bahagia untuk keduanya, Max dan Marianne sudah berusaha mengeluarkan kemampuan terbaik mereka yakni saling berpura-pura demi mengungkap kebenaran.


Director: Robert Zemeckis

Cast: Brad Pitt, Marion Cotillard, Jared Harris, Lizzy Caplan

Duration: 124 mins


 

Leave Comments Below
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

25.10.17

thorragnarok

To Top