Connect with us
princessmononoke

Assassination Classroom Movie Review: Korosensei Is Hard to Kill due to His High Level Teaching Energy

Encore Films

REVIEWS

Assassination Classroom Movie Review: Korosensei Is Hard to Kill due to His High Level Teaching Energy

This review contains mild spoilers

(3.5/5) 3.5 Stars

Judulnya boleh terdengar sadis, namun sebenarnya kisah karya mangaka Yusei Matsui yang berjudul asli Ansatsu Kyooshitsu ini kental dengan muatan yang mengundang tawa. Diadaptasi dari manga Matsui dan diberi judul persis sama, film live action dari Assassination Classroom besutan Eiichirō Hasumi ini mampu memberi sensasi menghibur yang sama, membuat banyak kalangan terutama yang tidak familiar dengan manga dan anime-nya, bisa menikmati juga.

Walau banyak memuat adegan sang antagonis sekaligus protagonis utama menggerakkan tentakel gurita gemuknya ke sana ke mari, jalinan cerita dalam Assassination Classroom masih dapat mengalir dengan baik tanpa gangguan berarti.

Dan seperti kisah-kisah manga-anime Jepang yang sudah di-live action-kan (baca : Rurouni Kenshin, Parasyte, Attack on Titan), kisah satu ini tidak kalah menarik. Bagaimana jika alien yang berniat menghancurkan bumi memberi kesempatan pada manusia untuk menghancurkan dirinya terlebih dahulu? Hmm …

Assassination Classroom Movie Review

Dan menariknya, manusia yang dimaksud di sini adalah sekelompok murid SMP Kunugigaoka dengan nilai terburuk yang diajarkan berbagai metode membunuh si alien, baik menggunakan senjata mematikan palsu maupun ilmu pengetahuan.

Ya … palsu karena senjata tersebut hanya bisa menyakiti si alien, bukan manusia. Namun, bukan berarti serta merta dengan senjata alien tersebut bisa mati dengan mudah, karena ternyata untuk membunuhnya, murid-murid ini juga harus membekali diri dengan berbagai pengetahuan; ilmu mafia (matematika, fisika, kimia), bahasa, hingga pengendalian emosi.

Sebab Musabab Si Alien Mengajar

Mungkin sampai sini, MuviBlaster yang tidak familiar agak bingung dan mulai bertanya-tanya “Lalu siapakah sosok yang mengajarkan semua ilmu ini pada murid-murid tersebut?” Suprise! Sosok tersebut, tidak lain tidak bukan, adalah si alien yang kemudian dipanggil Korosensei (baca : guru yang tak dapat dibunuh).

Awalnya, alien yang memiliki kecepatan bergerak sangat tinggi serta kemampuan super lain sulit dikalahkan ini, telah lebih dulu menghancurkan bulan, menyebabkan bentuk bulan tak lagi bulat namun sabit. Dan alih-alih menghancurkan bulan secara utuh, Korosensei memilih bumi sebagai target barunya. Namun, apa iya Korosensei yang penampilannya terlihat lucu, ramah, kadang agak mesum serta bisa berubah warna, sungguh sejahat itu?

Assassination Classroom Movie Review

Assassination Classroom Movie Review

Well … jika Anda mau tahu faktanya, sebenarnya bukanlah Korosensei yang menghancurkan bulan, apalagi ingin menghancurkan bumi dan isinya. Semua kesalahpahaman dan gertak sambal ini terjadi karena ada pihak jahat yang melakukan eksperimen pada materi tubuh Korosensei. Singkat cerita, eksperimen ini gagal dan menyebabkan 70% bagian bulan itu hancur.

Namun beruntung, di sela-sela insiden tidak mengenakkan ini, Korosensei bertemu dengan seorang guru SMP yang baik hati bernama Aguri Yukimura. Yukimura adalah satu-satunya orang yang berani mendekati Korosensei mengingat reputasi Dewa Kematian AKA God of Death Korosensei yang mengerikan itu. Alhasil, keduanya pun menjadi teman baik dan otomatis saling mengajarkan hal-hal yang baik. Mendekati ajalnya, Yukimura pun berpesan agar Korosensei berhenti membunuh dan melanjutkan impian Yukimura untuk mengajar murid-murid kelasnya. Begitulah kira-kira awalnya …

Disayang Bukan Dibenci

Korosensei memang sulit dibunuh namun fakta inilah yang membuat murid-murid kelas 3E semakin termotivasi untuk belajar. Lebih jauh lagi, mereka yang seharusnya membenci Korosensei, justru semakin mencintai sang guru.

Dan kesemua elemen hubungan sayang dan benci ini begitu baik ditampilkan oleh para pemainnya, terutama si voice actor Korosensei dan pemeran Nagisa Shiota. Walau hanya menyumbang suara, Ninomiya Kazunari mampu menyuntikkan sensasi menyenangkan sekaligus mengerikan seorang Korosensei. Tidak hanya itu, Korosensei milik Kazunari juga tampil bijaksana dan pintar, layaknya seorang guru ideal.

Assassination Classroom Movie Review

Sedangkan Ryosuke Yamada (anggota grup musik Hey!Say!Jump dan NYC) juga sukses memainkan karakternya, seorang murid dengan tingkat kepekaan dan keberanian paling tinggi. Tidak heran jika jelas terlihat kalau Korosensei paling sayang padanya.

Ditemani bintang-bintang lain yang turut memberi performa maksimal, terutama Masaki Suda sebagai Karma Akabane dan Kippei Shiina as Tadaomi Karasuma, serta tidak lupa satu-satunya penampilan seksi dari Kang Ji Young sebagai guru cantik berkemampuan membunuh tingkat tinggi, Irina Jelavic, misi pembunuhan dalam Assassination Classroom menjadi salah satu yang terunik.

Assassination Classroom Movie Review

Walau secara kualitas, Assassination Classroom bukanlah film live action terbaik yang pernah kami tonton, namun film ini mampu memberi ekspektasi yang cukup, terutama bagi Anda para penggemar manga dan anime-nya. Kami pun tidak keberatan menanti sekuelnya yang sudah direncanakan rilis bulan 2016 mendatang. Dengan sub judul Graduation Edition, Korosensei memang sulit dibunuh, kecuali ia pura-pura mati. Mungkinkah itu terjadi?

Tahan dulu rasa penasaran Anda karena Assassination Classroom baru menikmati kesuksesan jilid pertamanya. Dibawa masuk oleh moxienotion, jilid pertama Assassination Classroom tayang perdana di layar lebar Indonesia lewat jaringan CGV Blitz dan Cinemaxx Theater mulai hari ini. Mumpung sedang libur, yuk luangkan waktu Anda menonton sekarang.

Leave Comments Below
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

COMING SOON

gintama

thebattleshipisland

waroftheplanetoftheapes
To Top