Connect with us
thorragnarok

Baby Driver Movie Review: A Seemingly Antisocial Who Succeeds Every Term of Track

Baby Driver Movie Review
Sony Pictures Releasing

REVIEWS

Baby Driver Movie Review: A Seemingly Antisocial Who Succeeds Every Term of Track

This review contains no spoilers

(4/5) 4.0 Stars

Track adalah kata yang penting bagi film ini, mengingat karakter utamanya, si Baby (Ansel Elgort) sangat mengandalkan musik dalam melakukan profesinya; menyupiri komplotan perampok pimpinan Doc (Kevin Spacey) sepanjang jalur kejaran pihak berwajib. Track juga adalah aset penting bagi film ini, memberi nyawa serta dinamika untuk kehidupan si Baby. Baby, musiknya, dan hidupnya.

Baby Driver sudah memiliki premis menarik; seorang remaja yang dicap antisosial hanya karena menjadikan musik sebagai obat atas sakitnya. Ia membantu suksesnya aksi kriminal tanpa perlu ikut beraksi di lapangan, cukup menikmati profesi di belakang kemudi sambil mendengarkan lagu favorit. Alhasil, pujian pun kami berikan untuk Edgar Wright (Hotfuzz, The World’s End) yang ambil alih kemudi sebagai sutradara dan penulis, memberi Baby Driver bukan sekedar gaung menjanjikan, namun juga eksekusi plot mulus dinamis, elemen khas mudah diingat, serta sederet detail menarik ditonton.

Bak cara mengemudi Baby yang cepat dan lihai, latar belakang kehidupan Baby yang singkat dengan mudah kami cerna. Perjalanannya hingga bertemu Doc dan menjadi supir yang setia juga dengan mudah kami maklumi. Dan ketika Baby bertemu dan jatuh hati pada Debora (Lily James), kami diajak ikut memahami bahwa konflik itu harus dimulai. Kami pun tak bisa mengatakan tidak ketika Baby akhirnya menjalani lika-liku perjalanan baru yang berbahaya namun tak naif, demi gadis pujaan yang memiliki hobi musik serupa dirinya itu.

Baby Driver Movie Review

Walau Doc adalah si otak dari seluruh perampokan, ia selalu menghargai Baby dengan segala kelebihan maupun kekurangan remaja malang itu. Komplotan yang Doc pimpin; pasutri mesra, Buddy (Jon Hamm) dan Darling (Eiza Gonzalez) juga tergolong lunak pada Baby. Bisa dibilang, di luar pekerjaannya yang ilegal, Baby berada dalam sebuah zona cukup nyaman bagi remaja bermasalah seperti dirinya.

Namun Baby tak sebermasalah itu. Seperti kata Debora “Aren’t you mysterious?” dengan gaya imut. Baby adalah sosok yang cemerlang. Ia hanya terlihat malang ketika masa lalu kedua orang tuanya yang meninggal dalam kecelakaan maut, diulang-ulang. Sakit pendengaran yang akhirnya membuat ia harus terus-menerus mendengar musik lewat sepasang earphone-nya, justru membuat Baby terlihat keren. Namun jika memang demikian, kenapa Griff (Jon Bernthal) dan Bats (Jamie Foxx) benci setengah mati pada Baby?

Walau dari luar terus mengolok-olok kebiasaan Baby mendengar musik yang terlihat aneh, kami menilai, sebenarnya keduanya takut terhadap bakat cerdas Baby. Keduanya takut kalau-kalau, saking cerdasnya, Baby menyimpan motif terselubung yang tak bisa mereka ungkap. Saking cerdasnya, bisa saja Baby menjadikan musik sebagai akses memanipulasi kepercayaan Doc cs. Apalagi, Baby adalah anggota kesayangan Doc, selalu dibela dan diberi hak khusus. Yang jadi pertanyaan, benarkah Baby bermaksud demikian?

Kembali diberi peran remaja dengan masalah, Elgort tampil lebih gemilang dari perannya dalam TFiOS (2015) sekaligus membayar hutang akting payahnya dalam seri Divergent. Ia bahkan memiliki chemistry menyenangkan bersama James, memberi Baby Driver rasa yang manis sesuai target utama audiens film ini. Di lain pihak, Baby Driver sukses digas oleh Foxx yang memainkan sosok Bats dengan brengsek dan kurang ajar. Foxx adalah alasan Baby Driver bisa pindah gigi, melaju lebih kencang di paruh kedua film. Dilanjutkan oleh Hamm yang diberi peran eksekusi penting; si penentu klimaks; si pengambil nyawa, yang membuat tak hanya takdir Baby, namun juga Debora, terancam.

Dibutuhkan 30 track untuk membuat Baby Driver bergulir mulus, walau track yang berisi kata Baby di dalamnya di dunia ini, tidak terhitung. Dibuka dengan Bellbottoms yang dipopulerkan oleh Jon Spencer Blues Explosion (baca: lagu yang pertama kali menginspirasi Wright atas premis film ini) supaya Baby bersemangat ketika menyetir, dilanjutkan dengan Egyptian Reggae oleh Jonathan Richman and The Modern Lovers supaya Baby tidak bosan mendengar Doc dan komplotannya mengoceh di markas. Khusus untuk Debora, Baby butuh track yang mushy; Debora oleh T.Rex dan Debra oleh Beck. Dapat dipastikan, Baby punya segala lagu untuk segala situasi.


Director: Edgar Wright

Cast: Ansel Elgort, Lily James, Jamie Foxx, Kevin Spacey, Eiza Gonzalez, Jon Hamm, Jon Bernthal, Sky Ferreira, Lanny Joon, CJ James

Duration: 113 min


 

Leave Comments Below
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

25.10.17

thorragnarok

To Top