Connect with us
thorragnarok

Captain America: The Winter Soldier Movie Review: Cap Has Grown Up a Lot and Finally Stands Out the Way He Should

Captain America: The Winter Soldier Movie Review
Walt Disney Studios Motion Pictures

REVIEWS

Captain America: The Winter Soldier Movie Review: Cap Has Grown Up a Lot and Finally Stands Out the Way He Should

This review contains no spoilers

(4/5) 4.0 Stars

Di antara tebaran para pahlawan super yang memperkuat tim The AvengersSteve Rogers, sang Captain America (Chris Evans) adalah figur yang paling idealis. Ditempa kerasnya PD II yang penuh intrik, Rogers tumbuh menjadi pahlawan super yang ingin segala sesuatunya jelas yakni bahwa hal-hal putih tidak dapat berkompromi dengan cara-cara hitam. Sehingga wajar setelah ia bergabung dengan badan keamanan S.H.I.E.L.D, Rogers mulai merasa tidak nyaman dengan gaya kerja lembaga tersebut, yang sering menjalankan operasi dengan motode tertentu, yang terkesan abu-abu.

Hal ini akhirnya menimbulkan kekhawatiran pada diri Alexander Pierce (Robert Redford), salah satu petinggi S.H.I.E.L.D yang kemudian melakukan berbagai cara untuk menyingkirkan Rogers. Tak ingin disetir oleh orang yang ia anggap tidak bersih, Rogers akhirnya memutuskan melawan sehingga aksi baku hantam antara penegak keadilan pun tak terelakkan. Sebuah ironi tentang keberadaan pahlawan legendaris, yang dikhianati oleh negaranya sendiri, yang sebelumnya ia bela mati-matian hingga tetes darah terakhir.

Hal menarik lain dari sekuel ini adalah ketelitian duet Anthony dan Joe Russo sebagai sutradara dalam melakukan riset jati diri Rogers sebagai Cap, sehingga ketika mereka diminta mengolah panel-panel komik itu menjadi bahasa film, keduanya dapat mengeksekusi tantangan itu dengan baik. Hasilnya memuaskan. Tidak ada kesan memaksa sehingga membuat karakter jagoan super ini menjadi seseorang yang bukan dirinya. Bahkan dengan segala keterbatasan kekuatan yang dimiliki Cap (baca: tidak dapat terbang layaknya Iron Man atau memanggil petir dan palu seperti Thor), hal ini justru menjadi ramuan tersendiri yang dapat membuat sang kapten tampil lebih manusiawi.

Musuh Kuat yang Misterius

Lari dari kejaran para agen S.H.I.E.L.D ternyata bukanlah satu-satunya rintangan yang harus dihadapi Cap. Selain harus menghadapi S.H.I.E.L.D, Cap juga harus menguak misteri hadirnya sosok agen super asal Rusia yang dipanggil Winter Soldier. Alih-alih dapat mengalahkannya dengan mudah, banyak adegan yang menunjukkan bahwa kekuatan sang Prajurit Musim Dingin ini tak kalah hebat dari kekuatan yang dimiliki Cap. Siapakah ia sebenarnya?

Adegan paling menegangkan pun terjadi yakni saat karakter alter ego Bucky Barnes (Sebastian Stan) tersebut dilempar tameng oleh Cap. Namun alih-alih membuat Winter Soldier jatuh, senjata yang terbuat dari Vibranium (yang konon hanya bisa ditahan oleh godam-nya Thor) itu dengan mudahnya ditangkap dengan satu tangan. Tidak berhenti sampai di situ saja, ketika tameng (yang dibuat Howard Stark, ayah Tony Stark) itu dikembalikan ke Cap, Cap justru yang terlihat kewalahan menerima senjatanya kembali.

a (1) copy

Adegan-adegan petarungan ini kami nilai jauh lebih baik ketimbang laga perdana Cap di jilid pertama (2011). Kini, setelah cukup melakukan pemanasan lewat peristiwa menyelamatkan New York dari serangan alien anak buah Thanos, Cap terlihat mulai lebih luwes bertarung dengan tameng dan kekuatan super yang ia miliki. Dan hebatnya, tak mau terlalu menjual banyak spesial efek, Russo Bersaudara memilih untuk memaksimalkan kekuatan asli, terutama kemampuan tarung tangan kosong, yang dimiliki Cap sehingga adegan pertarungan yang dihadirkan jadi terasa lebih nyata.

Rambut Iklan Sampo?

Meski tak bisa dikatakan telah memberikan kemampuan akting terbaik, namun kami menilai penampilan yang disuguhkan Evans di sini tergolong baik. Karena memang tak mudah memerankan sosok pahlawan dari masa lalu yang dipeti es-kan, kemudian kini harus berdaptasi dengan dunia baru yang sama sekali tidak sempurna, seperti bayangannya.

Akting memukau justru kami lihat dari Redford yang tampil tenang, dingin, namun mematikan layaknya karakter duri dalam daging, yang sering muncul di kebanyakan film laga. Komentar miring hanyalah untuk penampilan fisik Black Widow alias agen Natasha Romanoff (Scarlett Johansson), yang kami nilai agak aneh. Entah mendapat ide dari mana, namun tampilan rambut lurus Black Widow di film ini layaknya bintang iklan sampo di TV, membuat kami mengerutkan dahi. Pasalnya, alih-alih memberikan daya tarik seksual dan kesan female fatale seperti pada jilid pertamanya, dengan rambut demikian, Black Widow terlihat seperti korban fesyen.

scarjo

Sementara itu Stan, pemeran si Winter Soldier, mengaku sebagai persiapan, ia rela melakukan latihan fisik keras selama 5 bulan nonstop. Tak hanya itu, ia melakukan penelitian sejarah tentang PD II, yang menjadi latar belakang lahirnya Cap dan karakternya itu. “Saya menonton banyak film spionase dan dokumenter di era itu. Semua saya lakukan untuk memberi penampilan maksimal bagi tokoh Winter Soldier yang saya mainkan”, ujar aktor yang sebelumnya juga bermain di Black Swan (2010).

Kostum Baru Cap

Sekadar informasi saja, jika mata Anda jeli maka Anda akan melihat bahwa dari 2 film sebelumnya, Captain America: The First Avenger (2011) dan The Avengers (2012), kostum yang dikenakan Cap selalu berubah. Dan hal serupa kembali terjadi di sekuel ini.  Kini, kostum Cap mengambil desain dari seri komik Super-Soldier, di mana Rogers saat itu menjabat Direktur S.H.I.E.L.D sehingga wajar saja kalau outfit-nya jadi terlihat lebih gagah dan resmi. Perubahan kami nilai sebagai keputusan yang tepat karena kostum baru ini sesuai dengan perubahan karakter yang dialami Cap.

Dengan pemikiran Cap yang lebih dewasa dan tindak-tanduknya yang semakin bertanggung jawab, Cap di sekuel ini terlihat mengalami kemajuan pesat. Apalagi didukung oleh elemen-elemen yang tak sulit beradaptasi sesuai dengan perubahan jaman, kami yakin franchise satu ini dapat menjadi yang terdepan di industrinya. Keyakinan kami ini tentunya sejalan dengan premis bahwa Cap memang diplot menjadi seorang pemimpin bagi geng pahlawan super Marvel.


Director: Joe Russo, Anthony Russo

Cast: Chris Evans, Scarlett Johansson, Sebastian Stan, Robert Redford, Antony Mackie

Duration: 136 mins


Leave Comments Below
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

25.10.17

thorragnarok

To Top