Connect with us
thorragnarok

Crayon Shinchan: My Moving Story: Cactus Attack! Movie Review: Shinchan Never Leaves Us Bored Even for a Sec but a Massive Attack of Fun!

MUVIBLAST - movie website for movie enthusiasts, based in Indonesia. Movie reviews, movie review, film review, review film, movie trailer, movie trailers, trailer movie, movie news, coming soon movies, playing now movies, box office movies, indie movies, cinema movies, independent movies, japanese movies, korean movies, hollywood movies, asian movies

Home

Crayon Shinchan: My Moving Story: Cactus Attack! Movie Review: Shinchan Never Leaves Us Bored Even for a Sec but a Massive Attack of Fun!

Overall Rating: 3.5 Stars

Kalau MuviBlaster masih berpikir bahwa Shinchan adalah anak salah asuhan mama papanya, kami sarankan Anda menonton film terbaru Shinchan yang dipenuhi tanaman kaktus raksasa berjalan ini.

Berjudul Crayon Shinchan: My Moving Story: Cactus Attack!, kami justru melihat Shinchan, walau masih dengan gaya khas-nya yang kotor (baca: cabul) namun jenaka, mengalami pendewasaan diri. Well … bukan maksudnya Shinchan versi film ini berusia lebih tua, melainkan Shinchan banyak belajar tentang arti persahabatan dan menolong sesama lewat petualangannya di Meksiko. Akhirnya, Shinchan …

Ceritanya, mendadak ayah Shinchan, Hiroshi, diberi kesempatan menjadi manajer sebuah proyek di sebuah kota bernama sulit dan panjang, Madakueruyobaka di Meksiko. Demi menaiki jenjang karir serta dukungan dari sang istri, Misae, Hiroshi pun mengajak keluarganya pindah dari kota Kasukabe yang telah lama mereka tinggali itu. Walau dengan hati sedih namun dengan sinar matahari yang lebih terang serta tentunya harapan baru, keluarga Nohara pun menyambut lembar kehidupan baru mereka dengan gembira.

Namun, ternyata sesampainya di tujuan. Kami dibuat tertawa terbahak-bahak dengan apa yang menyambut keluarga Nohara. Alih-alih sebuah rumah besar dengan berbagai fasilitas seperti yang “dijanjikan” sebuah foto, mereka malah harus pasrah tinggal dalam sebuah rumah tanpa atap dan setengah bata. Otomatis, kehidupan sehari-hari keluarga Nohara menjadi serba repot. Repot makan, repot tidur, bahkan repot buang air. Hmm …

Hingga pada suatu hari, berkat ajakan guru seksi di sekolah baru yang bernama Carolina, Shinchan sekeluarga berkesempatan melihat festival kaktus yang meriah. Namun, bukan kemeriahan yang mereka dapat, melainkan kericuhan akibat ulah tanaman kaktus yang berubah menjadi kanibal.

Crayon Sinchan Movie Review

1001 Aksi Penyelamatan Diri Mengundang Tawa

Memangsa setiap warga kota, Shinchan cs pun berusaha keras untuk selamat dari kejaran kaktus-kaktus ini dan jika MuviBlaster membayangkan 1001 aksi kocak dalam proses penyelamatan diri ini, you’re right.

Baik itu Shinchan yang masih sempat-sempatnya berpikir kotor dalam situasi genting hingga ketidaksengajaannya membuat beberapa rencana meleset, tawa kami justru meledak dan makin keras.

Tidak hanya aksi Shinchan saja yang meninggalkan kesan. Aksi Shiro, anjing Shinchan yang imut dan setia juga membuat kami kagum bahwa ternyata karakter ini diberi porsi yang adil dan memberi kesan yang sama berartinya. Terlupakan sementara oleh keluarga Nohara, Shiro yang pintar, berusaha mencari jalan keluar dan bahkan menjalin persahabatan dengan beberapa anjing jalanan yang jahat. Anda penyuka Shiro, dijamin akan semakin mencintai karakter ini.

Karakter pendukung seperti sang Mariachi berambut kuncir yang gemar menyanyi dan Rainbow Kamen yang bertubuh besar namun bernyali kecil, juga banyak menambah keseruan aksi penyelamatan ini. Misae yang kemana-mana selalu menggendong bayi Himawari dan mengganti popoknya setiap berapa (baca: entah berapa jam) jam sekali, juga selalu saja selamat.

Singkat kata, walau karakter-karakter ini tidak memiliki modal kuat untuk selamat dari serangan kaktus, out of nowhere, mereka selalu selamat. Canggih!

Visualisasi Penuh Ekspresi

Awalnya, kami tak menaruh banyak harapan pada film ke-23 Sinchan ini. Walau kami sempat menikmati episode-episode pendek dalam serialnya, namun menonton aksi Shinchan yang notabene sudah tertebak dalam durasi panjang, bisa jadi menyiksa.

Untungnya, hal yang kami khawatirkan tidak terjadi. Kami justru tertawa puas dan keras, menikmati sepak terjang Shinchan cs yang sebenarnya tidak masuk akal. Tidak berani memastikan (baca: karena belum menonton 22 film sebelumnya) namun kami berani berasumsi kalau film ini merupakan salah satu film terbaik Shinchan semenjak film pertamanya yang dirilis pada tahun 1993.

Kerasnya tawa kami ini juga tak luput dari dukungan visualiasi penuh ekpresi setiap karakternya. Tidak perlu efek visual megah atau teknik pewarnaan premium karena kisah Shinchan Movie kali ini memang pada dasarnya sudah lucu. Saking lucu kisahnya, kami pun merasa seluruh atribut yang diaplikasikan; bentuk objek, pemandangan, hingga dialog antar karakter, ikut-ikutan menjadi lucu.

Crayon Sinchan Movie Review

Ya … intinya, Shinchan memang masihlah sering berpikir kotor, terutama jika urusan wanita. Namun, di Meksiko ia banyak belajar cara menggunakan kekotorannya untuk sesuatu yang bermanfaat. Walau sedang berada dalam situasi ujung tanduk, Shinchan selalu bisa ekspresif, cocok bagi Anda yang ingin belajar tetap ceria di segala situasi.

Tidak dipungkiri, walau tidak direkomendasikan untuk semua kalangan, Shinchan yang terkenal dengan alis tebalnya memiliki sangat banyak penggemar setia. Tingkah lakunya yang kotor namun jenaka selalu saja bisa dimaklumi, mengingat usia Shinchan yang masih amatlah cilik.

Justru tingkah-tingkah tengil Shinchan-lah yang menjadikan sosoknya unik dan selalu diingat. Kalaupun ada yang perlu disalahkan adalah kedua orang tua Shinchan, yang entah bagaimana ceritanya, salah mendidik putra sulungnya ini sehingga kerap dianggap anak salah asuhan 🙂

Mulai tayang hari ini di Indonesia berkat Jive Entertainment, Shinchan siap mengocok perut Anda semua di jaringan cgv Blitz dan Cinemaxx Theater seIndonesia! Shinchan tunggu ya …

Leave Comments Below
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

25.10.17

thorragnarok

To Top