Connect with us

Deadpool Movie Review: His Attempt to Show Off Maximum Fun by Playing Around the Nine Lives Is Never Wasted

Deadpool Movie Review
20th Century Fox

REVIEWS

Deadpool Movie Review: His Attempt to Show Off Maximum Fun by Playing Around the Nine Lives Is Never Wasted

This review may contain mild spoilers

(3.5/5) 3.5 Stars

Akhirnya, Deadpool bukan lagi si anak bawang. Ia sukses menunjukkan taji di hadapan para mutan seniornya, terutama Wolverine. Sempat unjuk gigi dalam X-Men Origins: Wolverine (2009), kala itu sosok antihero berkostum spandex merah ini belumlah jadi superstar. Namun, kini, Deadpool menjadi mutan idola baru, yang bukan hanya beruntung menjadi mutan ke-2 yang dibuatkan film spin-off-nya, namun juga membuat MCU (Marvel Cinematic Universe) lebih berwarna … merah.

Walau di layar lebar, baru di tahun 2016 ini Deadpool mendapat banyak perhatian, tidak demikian halnya di dunia komik. Di dunia komik, Deadpool adalah sosok yang mencuat karena kebiasaan uniknya; berbicara cepat sambil melontarkan guyonan satir, dan pribadinya yang ambigu; antara seorang supervillain atau antihero. Apakah ia sungguh jahat atau seperti Robin Hood, melakukan kejahatan untuk membalas kejahatan yang lebih jahat lagi?

Yang dapat kami pastikan, bagi MuviBlaster yang awam tentang Deadpool, akan diperkenalkan dengan sosok antihero-nya. Apa yang ia perbuat, walau vulgar, penuh hingar bingar, dan menewaskan banyak pihak, memiliki alasan. Buktinya, Anda akan melihat Deadpool menjalin relasi baik dengan sekitarnya, walau dengan caranya sendiri.

Selain itu, terlepas banyaknya versi latar belakang yang beredar, dalam film ini, Anda akan disodorkan kisah Deadpool saat ia menjadi Wade Wilson, seorang mantan tentara bayaran yang hidup bahagia dengan kekasihnya, Vanessa Carlylse (Morena Baccarin). Ya … terkait momen Valentine, silahkan berharap adanya percikan romansa dan lagu-lagu cinta mengalun di tengah baku tembak senjata api dan baku hantam tangan kosong.

Deadpool Movie Review

A Chance to Show Off Maximum Fun

Storyline yang divisualisasikan secara maju mundur juga memberi Deadpool banyak kesempatan untuk berinteraksi dengan penonton, which is relevan dengan kebiasaan mulut bawelnya. Selain itu, terdapat pula banyak adegan-adegan break the fourth wall, yang membuat kami kerap tertawa geli membayangkan banyak pihak ke-3 yang habis kena sindir di sini, seperti X-Mansion yang begitu luas namun dihuni hanya oleh Colossus (Stefan Kapicic) dan Negasonic Teenage Warhead (Brianna Hildebrand). Lainnya? Make sure you grab a watch.

Intinya, Deadpool memang ahlinya komedi satir. Walau notabene ironis, namun topik-topik break the fourth wall maupun yang bukan, dapat diolah untuk memproduksi konten yang menggelitik. Lebih jauh lagi, walau dengan ekspresi wajah tertutup topeng sekitar 80% ruang durasi, gerak-gerik Deadpool begitu meyakinkan sehingga mampu mewakili beberapa absen fisik lain.

Deadpool Movie Review

Tidak 100% sempurna, Deadpool memiliki kekurangan, yang untungnya kami nilai diantisipasi baik oleh arahan debut sutradara Tim Miller. Bisa saja guyonan Deadpool yang awalnya segar dan menarik, berubah jadi monoton membosankan, apalagi garing. Apalagi dengan wajah tertutup penuh, kelucuan di atas kertas itu bisa saja tidak tampil secara maksimal. Untung, hal sebaliknya yang terjadi.

Ryan Reynolds Fits the Role Well

Ya … wajah Reynolds lebih banyak ditutup ketimbang dibuka. Namun memang dasar, Reynolds ditakdirkan untuk peran ini, walau proyeknya sempat luntang-lantung cukup lama. Karena bisa saja Reynolds putus asa, hengkang, dan menyia-nyiakan momen besar dalam perjalanan karir aktingnya.

Apalagi, Reynolds bukan nama baru di dunia kepahlawanan. Ia bisa saja ditawari peran lain dan menganggap Deadpool adalah buah simalakama seperti superhero lampion hijau yang norak dan gagal itu. Lagi-lagi, untungnya tidak.

Deadpool Movie Review

Lupakan saja kostum hijau yang penuh efek CGI itu. Reynolds sekarang pasti bangga karen bukan hanya diberi warna merah, namun juga kostum keren lengkap dengan atribut bela diri seorang pria sejati. Ia juga diberi co-star tak kalah cantik dan sederet musuh kelas “berat” (baca: ada Mr. Transporter baru, Ed Skrein dan Gina Carano) sebagai pembakar adrenalin.

Di satu sisi, Reynolds pas memainkan alter ego Deadpool yang manis namun juga bergaya playboy. Di sisi lain, Reynolds berkesempatan unjuk gigi stamina fisiknya yang prima. Kami pun ikut senang melihat prestasi karir Reynolds di tahun 2016 ini, walau tergolong masih berada dalam zona nyaman.

So Deadpool Has Nine Lives …

Sesuai dengan nyali Deadpool yang besar dan kemampuan menyembuhkan diri supernya, tak mungkin kalau jilid pertama yang sukses ini tak diberi sekuel. Ibarat kucing memiliki 9 nyawa, bisa saja kisah Deadpool dibuat tak habis-habis, asalkan Reynolds tak kenal kata stop dan tim skripter memiliki segudang ide cerita untuk karakter ini.

Harapan kami tentunya agar selera humor Deadpool kian berkembang dan storyline-nya lebih banyak melibatkan mutan lain agar Deadpool kian tak jadi sombong dan semakin bermulut besar. Namun, untuk sekarang, status Deadpool aman, bahkan memiliki ruang lebih untuk unjuk gigi maximum effort-nya itu.


Director: Tim Miller

Cast: Ryan Reynolds, Ed Skrein, Gina Carano, Brianna Hildebrand, Morena Baccarin

Duration: 108 mins


 

Leave Comments Below
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

COMING SOON

thorragnarok

To Top