Connect with us
TombRaider

Deadpool Movie Review: His Attempt to Show Off Maximum Fun by Playing Around the Nine Lives Is Never Wasted

Deadpool Movie Review
20th Century Fox

REVIEWS

Deadpool Movie Review: His Attempt to Show Off Maximum Fun by Playing Around the Nine Lives Is Never Wasted

This review may contain mild spoilers

(3.5/5) 

Akhirnya, Deadpool bukan lagi si anak bawang. Ia sukses menunjukkan taji di hadapan para mutan seniornya, terutama Wolverine. Sempat unjuk gigi dalam X-Men Origins: Wolverine (2009), kala itu sosok super berkostum spandex merah ini belumlah jadi superstar. Namun, kini, Deadpool menjadi mutan idola baru, yang bukan hanya beruntung menjadi mutan ke-2 yang dibuatkan film spin-off-nya, namun juga membuat MCU (Marvel Cinematic Universe) lebih berwarna … merah.

Walau di layar lebar baru-baru ini saja Deadpool mendapat banyak perhatian, tidak demikian halnya di dunia komik. Di dunia komik, Deadpool adalah sosok yang mencuat karena kebiasaan uniknya; berbicara cepat sambil melontarkan guyonan satir, dan pribadinya yang ambigu; antara seorang supervillain atau antihero. Apakah ia sungguh jahat atau seperti Robin Hood yang melakukan kejahatan untuk membalas kejahatan yang lebih jahat lagi?

Deadpool menjadi sosok antihero karena ia merasa risih dianggap pahlawan. Padahal, apa yang ia perbuat, walau vulgar, penuh hingar bingar, dan menewaskan banyak pihak, selalu memiliki alasan. Buktinya, Anda akan melihat Deadpool tak pernah minta bayaran, bahkan memiliki kemampuan menjalin relasi baik dengan para pahlawan super, walau dengan caranya yang unik itu. Selain itu, terlepas banyaknya versi latar belakang yang beredar, dalam film ini, Anda akan disodorkan kisah Deadpool saat ia masihlah Wade Wilson, seorang mantan tentara bayaran yang hidup bahagia dengan kekasihnya, Vanessa Carlylse (Morena Baccarin). Ya … sekali waktu dalam hidupnya, Deadpool pernah menjalani kehidupan normal; asyik berpacaran selama bebas tugas.

Deadpool Movie Review

A Chance to Show Off Maximum Fun

Storyline yang divisualisasikan secara maju mundur juga memberi Deadpool banyak kesempatan untuk berinteraksi dengan penonton, which is relevan dengan kebiasaan mulut bawelnya itu. Selain itu, terdapat pula banyak adegan-adegan break the fourth wall, yang membuat kami kerap tertawa geli membayangkan banyak pihak ke-3 yang habis kena sindir di sini, seperti X-Mansion yang begitu luas namun dihuni hanya oleh Colossus (Stefan Kapicic) dan Negasonic Teenage Warhead (Brianna Hildebrand). Lainnya? Make sure you grab a watch.

Intinya, Deadpool memang ahlinya komedi satir. Walau notabene ironis, baik topik-topik break the fourth wall maupun yang bukan, dapat diolah untuk memproduksi konten yang menggelitik. Lebih jauh lagi, walau dengan ekspresi wajah tertutup topeng rapat dalam nyaris sebagian besar ruang durasi, gerak-gerik Deadpool masih meyakinkan sehingga mampu mewakili absen fisiknya tersebut.

Tidak 100% sempurna, Deadpool memiliki kekurangan, yang untungnya kami nilai diantisipasi baik oleh arahan debut sutradara Tim Miller. Bisa saja guyonan Deadpool yang awalnya segar dan menarik, berubah jadi monoton membosankan, apalagi garing. Apalagi dengan wajah tertutup rapat, kelucuan di atas kertas itu bisa saja tidak tampil secara maksimal. Untung, hal sebaliknya-lah yang terjadi.

Deadpool Movie Review

Ryan Reynolds Fits the Role Well

Ya … wajah Reynolds lebih banyak ditutup ketimbang dibuka. Namun memang dasar, Reynolds ditakdirkan untuk peran ini, walau proses penggarapannya sempat luntang-lantung cukup lama. Karena, bisa saja Reynolds putus asa, hengkang, dan menyia-nyiakan momen besar dalam perjalanan karir aktingnya. Apalagi, Reynolds bukan nama baru di dunia kepahlawanan. Ia bisa saja ditawari peran lain dan menganggap Deadpool adalah buah simalakama seperti superhero lampion hijau yang norak dan gagal itu. Lagi-lagi, untungnya tidak.

Lupakan saja kostum hijau yang penuh efek CGI itu. Reynolds sekarang pasti bangga karena bukan hanya diberi warna merah, namun juga kostum keren lengkap dengan atribut bela diri seorang pria sejati. Ia juga diberi co-star tak kalah cantik dan sederet musuh kelas berat sungguhan (baca: ada Mr. Transporter baru, Ed Skrein dan Gina Carano) yang sukses membakar adrenalin di bagian klimaks.

So Deadpool Has Nine Lives

Sesuai dengan nyali Deadpool yang besar dan kemampuan menyembuhkan diri supernya, tak mungkin kalau jilid pertama yang sukses ini tak diberi sekuel. Ibarat kucing memiliki 9 nyawa, bisa saja kisah Deadpool dibuat tak habis-habis, asalkan Reynolds tak kenal kata stop dan tim skripter memiliki segudang ide cerita untuk karakter ini. Harapan kami tentunya agar selera humor Deadpool kian berkembang dan storyline-nya lebih banyak melibatkan mutan lain agar Deadpool kian tak jadi sombong dan semakin bermulut besar. Namun, untuk sekarang, status Deadpool aman, bahkan memiliki ruang lebih untuk unjuk gigi maximum effort-nya itu.


Director: Tim Miller

Cast: Ryan Reynolds, Ed Skrein, Gina Carano, Brianna Hildebrand, Morena Baccarin

Duration: 108 mins


 

Leave Comments Below
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

RECENTLY WATCHED

COMING SOON

To Top