Connect with us
thorragnarok

Finding Dory Movie Review: Any Bond Stays Strong in Dory Despite Her Chronic Remembering Problem

Finding Dory Movie Review

REVIEWS

Finding Dory Movie Review: Any Bond Stays Strong in Dory Despite Her Chronic Remembering Problem

This review contains no spoilers

(3.5/5) 3.5 Stars

Kami sebenarnya tak melihat Dory sebagai karakter yang lucu, walau disuarakan oleh Ellen Degeneres yang adalah seorang aktris komedi dan host yang terkenal jahil itu. Hanya karena Dory menderita penyakit hilang ingatan jangka pendek, segala tindak tanduknya jadi serba salah dan kerap kali mengundang tawa. Dan untung, inilah kekuatan diangkat sekaligus warisan yang diperjuangkan Disney Pixar, pasca 13 tahun Finding Nemo (2003) dirilis.

Tak sesuai judulnya, premis Finding Dory bukanlah tentang Dory yang hilang. Sebaliknya, Dory-lah yang kehilangan orang tuanya. Hanya berbekal sebuah nama lokasi yang tak pasti di wilayah California, Dory yang selalu optimis dan bersemangat tinggi, memulai pencarian. Dan karena diplot sebagai sekuel, Dory pun dibalas budi oleh Marlin (Albert Brooks) dan kali ini, juga Nemo (Hayden Rolence), dengan tujuan agar Dory tak tersesat di jalan.

Finding Dory Movie Review

Namun seperti kisah-kisah pencarian anggota keluarga hilang lainnya, pencarian Dory tak mudah. Ia sempat tertangkap oleh manusia untuk dikarantina. Ia juga sempat nyasar hingga mengira orang tuanya meninggal. Namun sepanjang perjalanan, Dory juga mendapat banyak sahabat baru yang begitu berkesan, membuat penyakit lupanya perlahan menghilang.

Lucu bercampur konyol serta mendebarkan di tengah-tengah dan mengharukan menjelang akhir cerita. Silahkan MuviBlaster nikmati semua gejolak perasaan ini selama menonton, sesuatu yang membuat sekuel ini tak salah dibuat.

Kami akui sempat salah kira bahwa Degeneres akan menjadikan Dory-nya lucu sepanjang durasi. Kami lupa bahwa Dory kini sudah dewasa, dan walau masih sulit mengingat hal-hal kecil, ia tak pernah lupa ada hal-hal besar yang sudah mendarah daging dan tak lekang dimakan besaran memori.

Tak Lebih Bagus Namun Berbeda

Banyak yang berpendapat demikian, termasuk kami. Finding Nemo adalah film pertama yang terlanjur sempurna. Semua elemen teknis dan non-teknisnya digarap begitu baik sehingga sebuah sekuel berpotensi menjadi bumerang, terlepas film sekuel Pixar rata-rata mendulang sukses (baca: kecuali Cars 2 (2011)). Namun jangan lupa, ancaman ini bisa saja berubah arah jika ada celah nostalgia kuat yang mampu mengubah mindset penontonnya.

Singkat kata, memang tak salah Finding Dory dirilis dengan selang waktu cukup lama, memberi film yang kali ini hanya disutradarai oleh Andrew Stanton (Finding Nemo, Wall-E, John Carter), celah nostalgia itu. Apalagi hubungan pertemanan antara Marlin – Nemo, Dory, serta beberapa karakter lama lain seperti ikan pari Mr. Ray (Bob Peterson), kura-kura Crush (Andrew Stanton), dan anaknya, Squirt (Bennett Dammann), kini sudah mirip keluarga. Tak ayal jika membayangkan Dory kembali ke orang tuanya dan meninggalkan teman-teman ini adalah momen haru biru pamungkas di hari cerita. Hmm … sungguh Dory tega meninggalkan Nemo cs nantinya?

Dory Cilik Menggemaskan

Silahkan Anda berharap melihat visualisasi indah penuh warna. Terutama para penyuka ikan dan kehidupan bawah laut, Finding Dory kembali menghadirkan apa yang dihadirkan Finding Nemo; variasi hewan laut dalam yang kaya corak dan bentuk, lengkap dengan lansekap habitatnya yang berkontur indah. Tak lupa para pengisi suara handal yang membuat setiap karakter berceloteh hidup.

Namun ketika kami melihat Dory cilik di menit-menit awal film, kami terus berharap akan melihat penampakannya di menit-menit selanjutnya. Bagaimana tidak? Dory yang dewasanya berbentuk pipih dengan ukuran mata cenderung proporsional, ternyata begitu imut-imut saat kecil. Sepasang mata bulat yang lebih besar dari tubuhnya, tubuh bulat yang mirip sepasang pipi tembem, serta suara menggemaskan mirip balita. Singkat kata, kami tak menolak jika Dory dibuatkan film prekuelnya.


Director: Andrew Stanton

Voice Cast: Ellen DeGeneres, Ty Burrell, Kaitlin Olson, Albert Brooks

Duration: 105 mins


 

Leave Comments Below
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

25.10.17

thorragnarok

To Top