Connect with us
thorragnarok

Jane Got a Gun Movie Review: Cliche Plot, Weak Villain, It’s Natalie Portman Kicking Ass the Mess

Jane Got a Gun Movie Review
The Weinstein Company

REVIEWS

Jane Got a Gun Movie Review: Cliche Plot, Weak Villain, It’s Natalie Portman Kicking Ass the Mess

This review may contain mild spoilers

(3/5) 3.0 Stars

Premisnya klise dan tone genre-nya juga mudah ditebak, namun kehadiran Natalie Portman (Black Swan, Knight of Cups) mengubah banyak hal. Intinya, Portman adalah alasan utama kami melirik Jane Got a Gun. Segahar apa Jane miliknya? Apakah cukup gahar untuk membuat genre yang tengah ter-washed out ini hidup kembali?

Hal lain yang menarik adalah fakta bahwa di dunia Wild Wild West, walau koboi identik dengan para pria, para wanita bertopilah yang sebenarnya lebih tangguh. Kehilangan para pria sekaligus proteksi, kehilangan keperawanan sekaligus kehormatan, bahkan kehilangan anak yang sebenarnya tak mereka ingin lahirkan. Para wanita suku Indian Apache terkenal gigih berjuang bahkan membalas dendam pada para oknum kejahatan. Kira-kira kualitas inilah yang diperlihatkan dalam diri seorang Jane Ballard AKA Jane Hammond.

Jane Got a Gun Movie Review

Siapa sangka menyandang status istri Bill Hammond (Noah Emmerich) tak juga membuat hidup Jane tenang. 5 tahun lalu pernah ditipu seorang bos mafia keji hidung belang, John Bishop (Ewan McGregor), hidup Jane masih dihantui ancaman John. Ancaman itu datang ketika mendadak Bill pulang ke rumah dalam keadaan sekarat akibat luka tembak anak buah Bishop. Padahal, Bill adalah mantan anak buah Bishop.

Melihat keadaan suami yang begitu miris, Jane milik Portman masih bisa terlihat tegar, bahkan mulai memikirkan berbagai antisipasi seperti menyembunyikan putri balitanya ke rumah seorang teman dan mengunjungi mantan tunangannya yang masih kesal, Dan Frost (Joel Edgerton). Lebih jauh lagi, antisipasi ini dilakukan Jane bukan hanya untuk melindungi dirinya namun juga Bill, yang sebenarnya bisa ia tinggal pergi kapan saja.

Menyembunyikan sang putri, selesai. Melobi Dan untuk membantu dirinya, gagal. Masih merasa sakit hati karena dikhianati oleh Jane, Dan tidak sudi membantu. Namun, ketika Dan melihat Jane dalam posisi terdesak, apalagi setelah mendengar cerita pilu Jane, rajutan cinta mantan pasangan sejoli ini perlahan kembali rapat.

Kecantikan Natalie Portman Penutup Banyak Kekurangan

Ya, banyak. Namun, tak semuanya. Semula kami pikir dari trailer-nya, Jane akan intens berlatih menembak bersama Dan. Namun, ternyata, Jane sudah jago dan tak perlu banyak latihan. Yang ia perlukan hanyalah akal dan fisik Dan untuk melawan Bishop.

Sisanya adalah romansa keduanya yang dulu terpisah karena hambatan komunikasi. Ketika mendengar rumor bahwa Dan meninggal di medan perang, Jane langsung percaya tanpa melakukan klarifikasi. Sedangkan Dan, bermodalkan secarik foto, menanyakan keberadaan Jane kepada setiap orang seperti pengemis.

Untung saja, Portman terlalu cantik dan anggun untuk membuat Jane Got a Gun dikritik habis. Dan bukan hanya cantik dan anggun, ekspresi wajahnya itu selalu saja sukses menyiratkan sebuah tingkat intektual tinggi, membuat Jane-nya mirip seorang aristokrat yang bernasib sial saja.

Untungnya lagi, walau dengan kontradiksi yang kontras dan kualitas akting yang tak spesial, dengan karismanya Portman tetap mengungguli para pria yang berusaha menjatuhkannya, terutama McGregor yang kami nilai sangat tidak pas memerankan villain. Kumis palsu yang terlalu tebal, motif kejahatan yang tanggung, serta benteng perlawanan yang payah ketika Jane mengkonfrontasi Bishop menjelang film ini berakhir.

Jane Got a Gun Movie Review

Ketegangan yang Oke

Faktor penyelamat lain adalah elemen ketegangan yang kami nilai masih oke. Suara senapan menghancurkan kepala manusia dari jarak dekat, strategi menyelamatkan diri dalam rumah yang cukup beresiko, hingga puncak emosi Jane yang sudah tak terbendung.

Selain itu, sinematografi indah padang rumput Amerika yang luas memanjakan mata siapapun pecinta genre yang sudah cukup lama mati suri ini. Kereta kuda, rumah peternakan dilengkapi basemen serta loteng tinggi, tebing-tebing tinggi yang membatasi antar wilayah, lengkap dengan Portman dengan topi koboi dan senapan di balik mantelnya, it’s Portman we finally decide to watch this movie.


Director: Gavin O’Connor

Cast: Natalie Portman, Ewan McGregor, Joel Edgerton, Rodrigo Sontoro, Noah Emmerich

Duration: 98 mins


 

Leave Comments Below
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

25.10.17

thorragnarok

To Top