Connect with us
princessmononoke

Jason Bourne Movie Review: Consistently a Near Perfect Action Thriller, His Legacy Continues Even He’s Still on Wander

Jason Bourne Movie Review

REVIEWS

Jason Bourne Movie Review: Consistently a Near Perfect Action Thriller, His Legacy Continues Even He’s Still on Wander

This review may contain mild spoilers

(4/5) 4.0 Stars

Tak perlu kami ingatkan MuviBlaster betapa pentingnya jilid ke-5 dari franchise yang semula dikira hanya jadi trilogi, karena premis dan formula milik Bourne telah menjadi sebuah warisan visual yang dihormati, bahkan faktanya, sangat dinanti nasib pelestariannya. Lebih jauh lagi, secara plot, Bourne mengalami krisis identitas kronis yang harus dituntaskan, walau Bourne memberi kesan sepertinya sudah tak begitu peduli.

Terlepas jilid ke-1 dan ke-2-nya sempat berpindah arahan, secara umum (baca: termasuk The Bourne Legacy (2012)), Bourne memiliki perpaduan genre action-thriller yang diolah cerdas dan konsisten. Didukung dengan penampilan Matt Damon (Invictus, The Martian) yang walau one-man show namun selalu fokus dan meyakinkan, Bourne sarat dengan adegan aksi spionase dengan tingkat kerumitan tinggi dan sinematografi yang mampu menangkap setiap ketegangan maksimal yang Bourne alami dalam pelariannya. Dan Jason Bourne masihlah berkualitas demikian. Pertanyaannya, is it a good news?

Kami akui konsistensi Bourne sangat tinggi. Namun, tak kami pungkiri bahwa dengan mudah kami menebak konflik dalam Jason Bourne akan kembali dimulai dengan penampakan Bourne di suatu kota yang tak terdeteksi. Selanjutnya, kian mudah ditebak, posisi Bourne dilacak dan keberadaannya dicari. Hingga akhirnya Bourne menyadari dan baku tembak-hantam tak bisa dihindari, kami dibuat terbuai dengan ketegangan non-stop yang selanjutnya terjadi.

Bukanlah sebuah pengulangan yang membosankan, karena dalam kasus Jason Bourne, storyline ini adalah sebuah ciri khas, bahkan nostalgia, saking digarap dengan baiknya. Apalagi Jason Bourne memiliki sebuah misi yang memang sudah begitu dinanti. Menanti Bourne ingat siapa dirinya dan apa yang akan ia lakukan pada pihak-pihak yang telah mencuci otaknya?

Thanks to Nicky Parsons

Dalam kurun waktu 9 tahun pasca The Bourne Ultimatum (2009), kami publik dibuat penasaran dengan akhir kisah Bourne. Apa iya Bourne pensiun membunuh namun masih terus diburu? Apa iya Bourne tak ingin mencari tahu jati diri sebenarnya? Dan ketika The Bourne Legacy dirilis, kami kian dibuat penasaran, apakah Aaron Cross (Jeremy Renner) yang bernasib sama seperti Bourne, memegang kunci misteri tersebut?

Jason Bourne Movie Review

Sayangnya tidak, Bourne kembali beraksi sendiri, dibantu oleh Nicky Parsons (Julia Stiles), satu-satunya rekan lama yang masih peduli. Dan bisa dibilang, aksi Bourne kali ini adalah berkat Parsons yang nekat mengambil resiko mengakses ilegal data-data berbagai operasi gelap yang dilakukan CIA. Berkat Parsons, Bourne jadi terpacu untuk mengungkap kebenaran dan berhenti hidup dalam pelarian.

Dan mirip kisah pelarian lain, Bourne harus membayar mahal untuk kebebasannya. Kembali diburu CIA dan antek-antek operasi gelapnya, Bourne harus selangkah lebih cepat jika tak mau tertangkap. Dan seperti yang sudah dikenal, Bourne pantang menyerah, bertahan habis-habisan hingga musuhnya kehabisan akal.

Alicia Vikander’s Manipulative Performance

Menarik melihat adanya wajah-wajah baru nan familiar di sini, terutama mereka para karakter yang bermuka dua. Tidak bermaksud merujuk secara frontal, namun memang kami sejak awal tertarik dengan karakter milik Alicia Vikander (Ex-Machina, The Danish Girl), yang di satu sisi bekerja untuk CIA dan membantu Direktur CIA baru (Tommy Lee Jones) menangkap Bourne, namun di sisi lain juga menolong pria itu. Is she going to be the next Persons?

Heather Lee (Vikander), seorang staff penyelidikan CIA yang handal, sangat tertarik dengan kasus Bourne. Namun menariknya, sempat kami mengira Lee bersimpati pada nasib Bourne, siapa sangka kalau Lee ternyata memiliki maksud lain di balik wajah manisnya itu. Apakah maksudnya itu baik atau jahat, tanpa bermasuk memberi spoiler, yang pasti, dalam menjalankan tugasnya, Lee adalah sosok yang tenang dan bekerja rapi.

Dan kami tak salahkan Anda jika Anda mencium adanya potensi percik asmara di antara Lee dan Bourne hingga menjelang klimaks film. Apalagi mirip James Bond yang memilih pensiun dan hidup tenang bersama Madeleine Swann, besar kemungkinan Bourne akan melakukan hal yang sama, dengan catatan jika ia selamat dan Lee sungguh bisa dipercaya.

Jason Bourne Movie Review

Thrilling Final Scene

Bicara Bourne, pasti bicara soal adegan pertarungan final yang seru. Bukan berarti film lain tak memiliki elemen yang sama, namun khusus Bourne, adegan ini adalah klimaks dari segala bentuk petak umpet dan kejar-kejaran yang harus diselesaikan, walau seru jikapun harus berlama-lama.

Dan Jason Bourne menghadirkan hidangan penutup yang tak kalah seru dari jilid-jilid sebelumnya. Kali ini dihadapkan dengan mantan rekan pembunuh bayaran namun tak ia kenal, (Vincent Cassel), Bourne harus berbalapan liar di jalan ala The Fast and Furious menggunakan mobil Dodge hitam. Dan sesuai dengan karakter wajah Cassel yang beringas ketika melakoni karakter antagonis, silahkan Anda harapkan adanya adegan baku hantam vulgar bersimbah darah yang hanya berhenti jika salah satu dari mereka mati.

Jason Bourne Movie Review

Director: Paul Greengrass

Cast: Matt Damon, Julia Stiles, Alicia Vikander, Tommy Lee-Jones, Vincent, Cassell

Duration: 123 mins


 

Leave Comments Below
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

COMING SOON

gintama

thebattleshipisland

waroftheplanetoftheapes
To Top