Connect with us
princessmononoke

Joy Movie Review: Despite Jennifer Lawrence’s Strong Performance, the Rest of Cast and Plot Are Just Bland

Joy Movie Review
20th Century Fox

REVIEWS

Joy Movie Review: Despite Jennifer Lawrence’s Strong Performance, the Rest of Cast and Plot Are Just Bland

This review may contain mild spoilers

(3.5/5) 3.5 Stars

Semakin jelas bahwa seorang Jennifer Lawrence (Silver Linings Playbook, American Hustle) memang cocok memerankan karakter wanita-wanita tangguh, baik secara mental maupun fisik. Jarang berderai air mata, kalaupun ya, pasti diiringi geraman kesal atau ekspresi mata mendendam. Padahal aslinya, Lawrence tergolong easy going dan kerap kali membuat rekan-rekannya tertawa.

Sebaliknya, walau diperkenalkan dengan tone komedi, Joy termasuk sebuah film dengan konten drama cukup berat. Buktinya, ada penampakan seorang Lawrence membidikkan senjata panjang dengan ekspresi mata kesal dalam salah satu trailer-nya. Apa kira-kira motifnya?

Oh … ternyata Joy dibohongi oleh perusahaan Fabri-Pac di California yang di-outsource Joy untuk yang memproduksi semua bagian produk temuannya yakni sebuah stik pembersih lantai bergagang yang bisa disetel secara otomatis. Setelah susah payah menyakinkan pacar baru sang ayah, Rudy (Robert De Niro) yang kaya, Joy akhirnya bisa juga mencicipi kesuksesan sebagai seorang penemu sehingga wajar jika Joy kesal ketika tahu semua jerih payahnya sia-sia.

Kreatif sejak kecil, bakat Steven Hawking versi rumah tangga memang sudah terlihat dalam diri Joy. Namun sayang, semenjak insiden perceraian kedua orang tua, Joy mengalami distraksi fokus yang otomatis mengendapkan bakat dan membuyarkan cita-citanya. Hingga akhirnya ia menikah, sibuk mengurus anak dan kemudian bercerai, ia masih tak bisa lepas dari distraksi ini sehingga mau tak mau memutuskan untuk mencari jalan menyembuhkannya.

Joy Movie Review

Mengapa Stik Pembersih Lantai?

Mudah saja. Sejak kecil, Joy harus mengurusi ibunya yang sangat rewel dan perfeksionis. Dengan dukungan orang tua yang minim, Joy pun harus mengurusi dirinya sendiri, termasuk bersih-bersih dan reparasi rumah. Sang ayah juga memiliki bengkel otomotif yang kental dengan industri rakit-merakit. Kira-kira begitulah.

Walau kami menilai filmnya memberi background minim dan tergolong instan mengenai proses kreatif Joy menciptakan alat ini, namun dengan deskripsi visual karakter Joy yang meyakinkan oleh Lawrence, kami pun dengan mudah berasumsi, tanpa banyak bertanya-tanya. Karena sebenarnya proses transformasi pribadi si Joy-lah yang paling penting untuk diperhatikan di sini.

Joy yang semula naif dan idealis serta memiliki pemahaman nol mengenai seluk beluk produksi dan bisnis retail, mau tak mau belajar. Apalagi setelah berkomitmen dengan Neil Warker (Bradley Cooper), seorang eksekutif di stasiun TV khusus home shopping, Joy dituntut memiliki hak paten atas produknya, sebuah situasi di mana Joy harus berani melangkah maju terlepas ia belum 100% atas kemungkinan resiko bisnis macam ini nantinya.

Joy Movie Review

Mengandalkan Seorang Jennifer Lawrence

Namun demikian, Joy bukanlah film yang spesial. Pertama, Lawrence kembali memerankan karakter wanita tangguh yang memang secara fisik sesuai dengan garis keras wajah dan tubuh besar tingginya itu

Kedua, otomatis, kami menilai Joy hanya mengandalkan Lawrence untuk mendongkrak film ini meraih nominasi, yang mana nyaris semua menghampiri dirinya. Ketiga, ensemble cast yang itu-itu lagi, De Niro dan Cooper, dengan David O. Russell (Silver Linings Playbook, American Hustle), membuat Joy terlihat bermain dalam zona aman.

Sesuai dengan produk ciptaannya yang berfungsi membersihkan kotoran tanpa perlu menyentuh kotoran tersebut, demikian pula kami melihat peran Lawrence di sini. Lawrence bagaikan sebuah self-wringing mop sehingga Joy miliknya adalah penutup segala kekurangan di film ini.

Interaksi antar karakter yang kurang dieksplor mendalam, sepak terjang Joy yang kurang dibuat terlihat jatuh bangun, Joy sepertinya sengaja digarap santai, namun dengan Lawrence yang selalu memberi usaha 100%-nya dalam setiap adegan. Dan ya, wajar saja jika buah yang manis itu jatuh ke pangkuannya seorang.

Joy Movie Review

Director: David O. Russell

Cast: Jennifer Lawrence, Robert DeNiro, Edgar Ramirez, Bradley Cooper, Isabella Rossellini

Duration: 105 mins


 

Leave Comments Below
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

COMING SOON

gintama

thebattleshipisland

waroftheplanetoftheapes
To Top