Connect with us
TombRaider

Kingsman: The Golden Circle Movie Review: This Sequel Unbeliavably Underperforms Kingsman Standard

Kingsman: The Golden Circle Movie Review
20th Century Fox

REVIEWS

Kingsman: The Golden Circle Movie Review: This Sequel Unbeliavably Underperforms Kingsman Standard

This review contains mild spoilers

(2.5/5) 

Kingsman: The Secret Service (2014) menggebrak karena style-nya berkelas, memberi plot seorang agen rahasia mirip James Bond, is in making. Padahal, karakter utama yang sedang dipoles hanyalah seorang remaja jalanan yang notabene tak kenal tata krama, apalagi memakai setelan mahal dan bertarung dengan trik lihai. Itulah mengapa bisnis samaran dari institusi rahasia Kingsman adalah sebuah toko setelan handmade yang masih menjaga elemen fesyen klasik nan bercita rasa tinggi. Karena, teman dari setelan ini adalah kacamata Ray-Ban, koper kulit, dan payung panjang, yang dengan mudah dimodifikasi jadi senjata.

Jika 3 tahun kemudian, si  remaja jalanan, Eggsy (Taron Egerton), sukses menjadi seorang agen Kingsman yang handal dan penuh gaya, percaya saja bahwa ia memang memiliki bakat. Hanya saja, walau ia kini menjadi agen lapangan yang sangat diandalkan, premis Harry Hart si Galahad (Colin Firth) akan kembali, terus  membayangi. Di satu sisi, senang rasanya melihat Hart kembali beraksi. Di sisi lain, ketika Hart kembali, pertanyaan seputar berapa besar peran Eggsy di sekuel ini, tak bisa berhenti.

Seakan tahu kekhawatiran kami, Hart diplot amnesia. Setelah mata kiri Hart ditembak Valentine (Samuel L. Jackson) di depan gereja, Hart ditolong oleh Ginger Ale (Halle Berry), seorang agen Statesman. Walau selamat dari maut, luka tembak itu menghilangkan sebagian besar ingatan Hart, terutama ingatannya pada Kingsman. Layaknya Hart, situasi Kingsman pun tak lagi sama. Diam-diam seluruh markas Kingsman menjadi incaran dari seorang pebisnis wanita gila bernama Poppy Adams (Julianne Moore). Mansion, toko setelan, bahkan rumah Eggsy kena imbas. Hancur menjadi puing, Eggsy dan Merlin (Mark Strong) terpaksa menggunakan aset terakhir yang dimiliki Kingsman, sebuah botol bourbon whiskey yang ternyata menyimpan sebuah petunjuk di kota Kentucky. Ada apa di sana?

Eggsy tampil semakin tangguh dan berkelas. Ia bahkan menjalin hubungan semakin serius dengan kekasihnya, si Putri Kerajaan Swedia, Tilde (Hannah Alström). Namun, elemen-elemen lain di luar Eggsy tampil rumit menyulitkan. Terlalu banyak karakter baru dengan nama-nama besar namun dengan peran yang kurang esensial. Beberapa sub plot dihadirkan namun kurang dapat menyatu dengan plot utama pada akhirnya. Singkat kata, sekuel yang masih digarap Matthew Vaughn (Kick Ass, X-Men: First Class) ini tampil tak serapi dan seelegan film pertamanya.

Seakan hanya bertujuan menciptakan keramaian, sekuel ini kewalahan mengatur elemen-elemennya menjadi harmonis, terutama setelah andil pihak Statesman semakin besar. Babak pertama hingga kedua dipenuhi kombinasi style suited dan booted yang kami nilai kurang nyambung. Karakter dari pihak Kingsman dan Statesman juga terlihat kurang bersinergi walau interaksi kedua pihak ini sudah dimulai sejak babak kedua film. Jika akhirnya tercium potensi kawan jadi lawan, kami tak terlalu menaruh minat, mengingat kedua pihak ini sejak awal seperti berjalan sendiri-sendiri.

Kingsman: The Golden Circle Movie Review

Daripada pusing berkutat mengurusi Kingsman dan Statesman, kami lebih tertarik mengikuti akting Moore sebagai Adams yang gila dan menyeramkan. Moore tampil cantik dan penuh warna namun dengan akting sinting yang kami jarang lihat. Yang kami sayangkan mengapa karakter sebagus ini tidak diberi ruang gerak lebih besar untuk menyebarkan virus kegilaannya, alih-alih diplot bersembunyi di sebuah area terpencil demi membangun kerajaan besarnya itu. Yang lebih disayangkan lagi, latar belakang Adams melakukan kegilaan ini semata-mata karena otaknya memang sudah gila sejak lahir.

Bagi kami, jelas sudah bahwa Kingsman: The Golden Circle digarap dengan misi utama memperkenalkan Statesman kepada publik. Terlepas Kingsman akan dipensiunkan atau tidak, plot yang dibangun di sini terasa tergesa-gesa dan tidak relevan dengan kesuksesan yang sudah diraih film pertamanya itu. Hart kembali dari kematian, lengkap dengan sidekick Eggsy yang kini sudah bersinar sama terangnya dengan Hart, sungguh sayang jika duet Kingsman mereka tidak diberikan penghormatan yang seharusnya.


Director: Matthew Vaughn

Cast: Taron Egerton, Colin Firth, Julianne Moore, Mark Strong, Channing Tatum, Hannah Alström, Poppy Delevingne, Sophie Cookson, Jeff Bridges, Pedro Pascal, Elton John, Michael Gambon, Emily Watson

Duration: 141 mins


 

Leave Comments Below
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

RECENTLY WATCHED

COMING SOON

To Top