Connect with us
princessmononoke

Kung Fu Panda 3 Movie Review: Consistent Jokes and Heartwarming Relationship but a Worn Out Plot

Kung Fu Panda Movie Review
Paramount Pictures

REVIEWS

Kung Fu Panda 3 Movie Review: Consistent Jokes and Heartwarming Relationship but a Worn Out Plot

This review may contain mild spoilers

(3.5/5) 3.5 Stars

Guyonan yang dilontarkan Po (Jack Black) masih membuat kami tertawa. Singkat kata, kadar humor franchise animasi yang diawali tahun 2008 lalu masih terjaga baik. Po juga masih terlihat gempal menggemaskan dan setiap aksinya selalu dipenuhi warna. Namun, setelah 2 film sebelumnya diisi berbagai teka-teki menarik mengenai asal-usul Po, Kung Fu Panda 3 yang mau tak mau memberi jawaban atas teka-teki ini, terjebak juga dalam sebuah plot pencarian jati diri yang usang.

Terlepas kelucuan yang masih konsisten dan hubungan antar karakter yang berkembang kian baik di Lembah Kedamaian, Po malah terpaksa pulang ke kampung halamannya. Pasca penampakan sang ayah, Li Shan (Bryan Cranston) di akhir Kung Fu Panda 2,  Po akhirnya diboyong ke Desa Panda untuk melihat seperti apa kehidupan panda yang sesungguhnya. Namun, kembalinya Po ke kampung halaman justru berdampak pada Lembah Kedamaian yang habis diporakporanda villain baru berwujud banteng bernama Kai (J.K. Simmons).

Kung Fu Panda Movie Review

Dari sini, sudah tertebak bahwa apa yang terjadi selanjutnya tidak jauh-jauh dari penyesalan Po meninggalkan Master Shifu (Dustin Hoffman) cs serta kebingungannya mencari identitas diri di tengah-tengah kerabat pandanya yang berperangai seperti … panda. Yang tersisa hanyalah momen di mana Po mendapat pencerahan dan sepak terjangnya mengalahkan Kai which is tidak menghadirkan sesuatu yang baru, namun untung tetap mengundang banyak tawa dan sedikit rasa haru.

Pasalnya, semenjak  didaulat menjadi si Ksatria Naga AKA Dragon Warrior, Po masih saja menganggap dirinya sebagai petarung biasa. Hingga akhirnya Master Shifu meminta Po belajar mengajar, ia masih saja merasa bingung. Barulah ketika Po melihat Master Shifu dan kawan-kawannya hancur serta menyadari ancaman besar tengah menghampiri klan pandanya, Po mendapatkan esensi menjadi guru yang dimaksud. Lebih jauh lagi, Po menemukan jalan menuju Chi-nya di tengah-tengah situasi genting tersebut.

Kung Fu Panda Movie Review

Berlama-lama di Desa Panda

Maklumi saja kalau sebagian durasi film ini dihabiskan di Desa Panda. Karena selain Po memang butuh waktu lama untuk beradaptasi, tampaknya sang ayah memang sengaja menahan Po dengan dalih mengajarkan ilmu Chi. Apa benar demikian? Apa iya ayah Po seorang master kung fu juga?

Namun, saking lamanya, bukan hanya kami berasumsi sang ayah yang sengaja menahan, namun juga duo penulis naskah langganan Dreamworks, Jonathan Aibel dan Glenn Berger. Well, keduanya tak perlu sampai merasa bersalah kalau memang demikian. Pasalnya, dengan asumsi menjadi sekuel terakhir (baca: ternyata tidak), wajar saja jika akhirnya plot-nya dikembangkan secara aman alias menghindari konflik tambahan.

Dengan musuh, Kai, di depan mata dan kejaran waktu, Po harus segera menemukan jati diri yang sudah digaungkan sejak film pertamanya dulu. Dan mau tak mau, plot usang yang kami sebutkan di atas, dipakai juga.

Mei-Mei Bukanlah Si Love Interest (Saat Ini)

Kami sempat penasaran dengan siapakah sosok panda wanita bernama Mei Mei yang diisi suara oleh Kate Hudson (How to Lose a Guy in 10 Days?, Nine) ini? Apakah ia adik Po? Apakah ia seorang love interest?

Well … tanpa bermaksud memberikan spoiler, yang bisa pastikan adalah bahwa Mei-Mei bukanlah kekasih Po, paling tidak untuk saat ini. Dengan wajah cantik, perangai centil, dan kemampuan menari pita yang menggoda, Mei-Mei bisa saja jadi kekasih Po. Namun, situasi genting dan fokus penemuan jati diri Po menyita terlalu banyak durasi sehingga apapun yang terjadi antara Po dan Mei Mei harus dikesampingkan dulu.

Lebih jauh lagi, dengan penguasaan ilmu Chi serta status master kung fu yang diemban Po pasca Kung Fu 3 berakhir, rasanya Po akan sibuk mengajar dan tidak banyak waktu bercanda apalagi berpacaran. Apa iya demikian? Atau justru nanti Po akan memiliki banyak waktu bermain-main dan teringat pada pertemuan pertamanya dengan Mei-Mei yang cukup berkesan itu? Hmm … tampaknya kisah Po masih akan terus berlanjut.

Kung Fu Panda Movie Review

Director: Jennifer Yuh Nelson, Alessandro Carloni

Cast: Jack Black, Bryan Cranston, Angelina Jolie, Kate Hudson, Jackie Chan

Duration: 95 mins


 

Leave Comments Below
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

COMING SOON

gintama

thebattleshipisland

waroftheplanetoftheapes
To Top