Connect with us
jumanji

Murder on the Orient Express Movie Review: Despite the Shocking Truth, the Wayfinding Plot Doesn’t Quite Relate

Murder on the Orient Express
20th Century Fox

REVIEWS

Murder on the Orient Express Movie Review: Despite the Shocking Truth, the Wayfinding Plot Doesn’t Quite Relate

This review contains no spoilers

(3/5) 

Jika MuviBlaster penggemar, bahkan sudah membaca novel karya Agatha Christie satu ini, pastinya sudah tak terkejut dengan jawaban dari “Pembunuhnya adalah …” Namun bagi Anda yang familiar maupun awam, terlepas rasa ingin tahu yang besar terhadap jawaban dimaksud, pastinya penasaran dengan alur pemecahan kasus yang perlahan namun pasti membuat Detektif Hercule Poirot (Kenneth Branagh) dengan kehebatan mendunia itu, pusing perdana.

Bedanya, kami tidaklah secerdas Poirot dalam memahami konspirasi yang terjadi dalam kereta mewah Orient Express itu. Walau kami sudah mempunyai dugaan bahwa pembunuhnya adalah karakter itu, kami tak bisa mengandalkan satupun bukti yang dipaparkan untuk membuat sebuah hipotesa. Ataukah memang rangkaian penemuan bukti demi bukti ini hanya bisa dibenangmerahi oleh kejeniusan Poirot sendiri? Ataukah Branagh yang juga merangkap sebagai sutradara, terlalu cepat membuat konklusi?

Karena, ketika di adegan final terkuaklah siapa dalang pembunuhan Samuel Ratchett (Johnny Depp), kami merasa we knew it all along but we don’t really get how Poirot gets so confident about it. Singkat kata, kami mau tak mau percaya dengan insting kuat Poirot yang sudah sangat berpengalaman, sehingga ketika ia beropini demikian karena semua celah kemungkinan berujung nihil, kemungkinan besar Poirot benar.

Sayang sebenarnya, karena klimaks itu akhirnya terasa formal, bak ada deadline yang harus dikejar sementara Poirot nampak lelah bergumul dan kami sebagai penonton terlanjur terbawa arus plot yang kurang ambisius ini. Faktanya, setiap karakter kurang dibangun secara meyakinkan hingga Poirot pun pusing menentukan siapa yang terlibat dan tidak.

Murder on the Orient Express

Murder on the Orient Express membuka diri dengan penampakan Poirot yang nyentrik dalam berbagai hal. Branagh juga sangat cocok bermain walau separuh ekspresi wajahnya tertutup kumis panjang lengkung itu. Poirot milik Branagh adalah seorang detektif yang sangat peka dan teliti. Ia juga sangat pandai membaca niat orang lain. Namun, gara-gara kasus di atas kereta api inilah, Poirot meragukan kemampuan dan kode etik yang ia pegang teguh selama ini. Apakah benar ada sebuah kasus yang tidak dapat diadili secara adil?

Jajaran penghuni setiap gerbong kereta bukanlah sosok sembarangan. Mulai dari si Depp (Pirates of the Caribbean, Black Mass) yang menjadi korban, Michelle Pfeiffer yang sepertinya menaruh hati pada Poirot, hingga Daisy Ridley yang sepertinya paling bisa mengimbangi cara berpikir Poirot. Ada juga Judi Dench (Spectre, Skyfall) yang walau bermain aman tak ingin dianggap remeh serta Penelope Cruz (Vanilla Sky, Nine) yang perannya jauh dari kesan seksi. Seluruhnya memiliki sinar terang namun Branagh tahu persis bahwa karakter yang ia mainkan sendirilah yang harus paling menonjol di sini. Singkat kata, keadilan adalah kunci kesuksesan yang harus Branagh praktekkan dalam setiap aspek film ini.

Sinematografinya mewah, membuat kami ingin sekali naik kereta macam Orient Express. Mulai dari interior kereta yang serba klasik dan berkilau, kostum-kostum mahal dan indah, hingga pemandangan luar kereta yang begitu magis walau sedang tertutup salju tebal, mengingatkan kami pada adegan naik kereta Polar Express dan Hogwarts Express.


Murder on the Orient ExpressDirector: Kenneth Branagh

Cast: Kenneth Branagh, Johnny Depp, Michelle Pfeiffer, Daisy Ridley, Judi Dench, William Dafoe, Penelope Cruz, Josh Gad

Duration: 114 mins


 

Leave Comments Below
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

RECENTLY WATCHED

COMING SOON

AIRING NOW – KBS2

To Top