Connect with us
thorragnarok

Playing It Cool Movie Review: When Love Gets Stuck in Friend Zone, It Turns Surprisingly Romantic

MUVIBLAST - movie website for movie enthusiasts, based in Indonesia. Movie reviews, movie review, film review, review film, movie trailer, movie trailers, trailer movie, movie news, coming soon movies, playing now movies, box office movies, indie movies, cinema movies, independent movies, japanese movies, korean movies, hollywood movies, asian movies
Vertical Entertainment

REVIEWS

Playing It Cool Movie Review: When Love Gets Stuck in Friend Zone, It Turns Surprisingly Romantic

This review contains no spoilers

(3.5/5) 3.5 Stars

Playing it Cool mempertemukan aktris cantik Michelle Monaghan (The Best in Me) dan aktor tampan serba bisa Chris Evans (Captain America). Dalam film ber-genre romcom ini, keduanya memainkan peran sepasang anak manusia yang saling suka, namun tertawan dalam sebuah zona TTM (Teman Tapi Mesra) karena sosok yang Monaghan mainkan telah memiliki kekasih dan berstatus tunangan orang.

Meski demikian, Monaghan yang dikisahkan anonymous ini tak bisa membohongi diri sendiri bahwa pesona Evans yang diplot sebagai seorang penulis skenario film, memang sulit untuk ditolak. Hubungan keduanya menjadi demikian rumit karena sang wanita tak kunjung yakin dengan perasaan dirinya sendiri. Apakah ia mencintai sang tunangan atau sebenarnya mulai jatuh hati dalam pelukan sang penulis?

Sementara itu bagi sang penulis, mencintai adalah sebuah pekerjaan yang sulit sebab dikisahkan ia memiliki sebuah trauma berat. Saat masih kecil, ia ditinggal pergi ibunya untuk kabur dengan pria lain, membuatnya saat ia dewasa tumbuh sebagai pria yang tidak percaya akan hadirnya cinta. Jadi bisa MuviBlaster bayangkan, hanya demi melakoni profesinya, pria ini terpaksa menulis kisah cinta yang tidak pernah ia yakini, apalagi alami sendiri itu.

cool2

Anehnya meski tak mempercayai yang namanya cinta, karya tulis romantis yang ia telurkan selalu saja laris manis di pasaran. Bahkan pemain serial TV hit High School Musical, Ashley Tisdale dan Glee, Matthew Morrison,  sudah menunggu-nunggu sang penulis untuk membuatkan kisah romantis baru untuk film terbaru mereka.

Meski tak pernah percaya cinta bisa tumbuh dalam hatinya, perlahan namun pasti, sang penulis mulai sadar bahwa ia tak bisa hidup tanpa kehadiran karakter wanita yang Monaghan mainkan. Meski ia terus menolak mengakui hal ini, namun terbukti, kian hari pikirannya kian resah karena tak bisa mendapatkan wanita yang terlihat berbeda di matanya itu. Hati sang penulis kian galau ketika wanita yang tak bisa ia miliki itu mengatakan akan segera menikah. Singkat cerita, sang penulis pun melakukan berbagai hal gila untuk berusaha membatalkan pernikahan tersebut. Mampukah ia?

Sajian Romcom dengan Formula Berbeda

Seperti biasa, Monaghan bermain menggemaskan dan membuat hati para pria yang menyaksikan aksinya, terutama di film ini, meleleh. Uniknya, sepanjang film berjalan, penulis naskah Chris Shafer dan sutradara Justin Reardon (Convention, Zoltan: The Hungarian Gangster of Love), sama sekali tidak pernah mengungkap, siapa nama kedua karakter utama film ini, baik itu sang penulis yang dimainkan Evans maupun si wanita cantik yang diperankan Monaghan.

Seperti biasa pula, sudah wajib hukumnya bahwa elemen terpenting dari sebuah film romcom adalah chemistry antara kedua pasangan yang digambarkan tengah dimabuk cinta. Dan untungnya, chemistry ini tampak jelas diperlihatkan oleh Evans dan Monaghan. Lebih jauh lagi, sebenarnya terlihat jelas kalau kedua karakter ini sudah saling jatuh hati sejak pertama kali bertemu, namun sayang, keduanya sama-sama membawa isu pribadi yang sulit dipecahkan.

Memperkuat chemistry keduanya yang sudah baik di atas, film ini turut menyisipkan sebuah gimmick yang kami nilai cukup menarik. Sebuah gimmick yang mana sang penulis yang tak percaya cinta, ternyata memiliki sekumpulan teman yang semuanya berprofesi sebagai penulis juga. Uniknya, masing-masing penulis ini ternyata memiliki sudut pandang mengenai cinta yang berbeda-beda, membuat karakter yang dimainkan Evans terus diombang-ambing keraguan. Alhasil, kegalauannya semakin menjadi-jadi dan keyakinannya tentang cinta terus gagal fokus.

Hadirnya Gerombolan Siberat Marvel

Selain Evans dan Monaghan ada cukup banyak wajah bintang besar yang urun peran di film ini. Menariknya, selain sang Cap, hadir pula beberapa bintang dari kelompok Marvel menemaninya, mulai dari Anthony Mackie si Falcon yang berperan sebagai penerbit karya-karya sang penulis, Topher Grace si Venom dalam Spider-Man 3 yang berperan sebagai salah satu sahabat sang penulis, hingga Ioan Gruffud si Mister Fantastic yang kebagian peran sebagai tunangan karakter Monaghan.

Dengan hadirnya Gruffud, Playing It Cool pun menjadi film reuni bagi dirinya dan Evans setelah sebelumnya pernah bermain bersama dalam franchise Fantastic Four. Tidak ketinggalan ada Luke Wilson (Legally Blond, Idiocracy) yang menjadi salah satu sahabat sang penulis dan last but not least adalah Ashley Tisdale dan Matthew Morrison yang berperan menjadi diri masing-masing.

Sinkron dengan kehadiran karakter yang cukup banyak ini, Playing It Cool memang bermisi memberikan sudut pandang berbeda tentang arti cinta, ketimbang memaksakan idealisme tertentu. Memberi sebuah angin segar, a sort of coolness, bahwa mencintai bukanlah hanya tentang meyakinkan calon pasangan. Lebih dari itu, menyakinkan diri sendiri bahwa mencintai seseorang itu bukanlah sebuah kesalahan, adalah hal yang haruslah terlebih dahulu dilakukan.


Director: Justin Reardon

Cast: Chris Evans, Michelle Monaghan, Anthony Mackie, Luke Wilson, Topher Grace, Aubrey Plaza, Ioan Gruffud, Ashley Tisdale, Matthew Morrison

Duration: 91 mins


 

Leave Comments Below
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

25.10.17

thorragnarok

To Top