Connect with us
transformersthelastknight

Power Rangers Movie Review: When Morphing Is the Hardest Part, Any Victory Isn’t Taken for Granted

Power Rangers Movie Review
Lionsgate

REVIEWS

Power Rangers Movie Review: When Morphing Is the Hardest Part, Any Victory Isn’t Taken for Granted

This review contains mild spoilers

(3.5/5) 3.5 Stars

Plotnya jelas klise namun reboot ini memiliki bumbu yang kami nilai sukses memberi rasa sedap baru untuk asal usul terbentuknya grup remaja asal Angel Grove pelindung alam semesta. Power Rangers memberi porsi besar untuk drama persahabatannya, yang ternyata menjadi nilai jual tertinggi. Dan alih-alih berubah secepat kilat menggunakan kostum Ranger warna-warni, Jason cs harus lebih dahulu berlatih melawan musuh dengan tangan kosong.

Dengan kekuatan baru yang mendadak mereka miliki, tak dipungkiri Jason (Dacre Montgomery), Kimberly (Naomi Scott), Trini (Becky G), Billy (RJ Cycler), dan Zack (Ludy Lin) adalah para pahlawan super, terlepas opini Zordon (Bryan Cranston) bahwa mereka belumlah siap tempur. Parameternya adalah ketika kostum Ranger itu tak kian muncul setelah berkali-kali berlatih. Ibarat sebuah proses pencarian jati diri, ada pencerahan yang harus mereka dapat, baik secara individu maupun kelompok, sebuah ujian yang nampaknya sengaja dilakukan untuk membuktikan bahwa alam semesta tak salah pilih pewaris tahta.

Semua berawal dari aksi diam-diam Billy dan Jason menambang emas di sebuah lahan tertutup. Siapa sangka, bukannya pulang membawa peti emas, keduanya malah masing-masing membawa pulang koin antik beda warna. Di kesempatan ini pula, Billy dan Jason bertemu Kimberly, Trini, dan Zack. Sengaja atau tidak, kelimanya langsung cocok karena memiliki semangat petualang serupa. Adegan demi adegan mencari tahu asal usul kelima koin itu pun dimulai; petualangan seru menuju perut bumi diselingi konten humor yang bekerja baik.

Power Rangers Movie Review

Kami pribadi melihat reboot ini tidak mengecewakan dan dalam beberapa aspek, perlu digarap. Pertama, memberi wawasan lebih luas mengenai asal usul Power Rangers, yang ternyata terkait dengan asal usul Zordon dan Rita Repulsa (Elizabeth Banks). Kedua, bahwa hubungan kelima sahabat ini tidaklah dangkal dan kaku apalagi digarap singkat seperti durasi tiap episode serial TV-nya itu. Lebih jauh lagi, reboot yang digarap Dean Israelite ini membawa napas segar dan energi terbaharui milik Project Almanac (2015).  Ketiga, bahwa ketika reboot ini digarap menggunakan teknik CGI ala superhero modern, pengalaman menonton Power Rangers terasa jauh beda dan celah menarget penonton dewasa itu pun tercipta.

Secara pribadi pula, kami adalah penggemar berat Ranger Merah dan Kuning. Namun, khusus dalam reboot ini, sulit kami memilih favorit. Para Ranger pria tampil kompak dan para Ranger wanita tampil tangguh. Walau berbeda karakter; mulai dari tomboy seperti Trini, autis seperti Billy, hingga pecicilan seperti Zack, masing-masing sama menonjolnya. Semakin sulit memilih ketika Billy yang kali ini digambarkan sebagai si kulit hitam justru menjadi Ranger kesayangan rekan-rekannya.

Plotnya masih berkutat pada misi Rita menghancurkan bumi. Zordon terkunci dalam format hologram dan Alpha 5 (Bill Hader) masih saja berisik dengan “Ayayayaya …“-nya walau tak sesering dulu. Monster yang diciptakan Rita juga masih semenjulang tinggi namun diberi rupa bak Raja Midas. Untuk menyaingi, Power Rangers mendapat kendaraan tempur yang jika disatukan membentuk MamaZord. Tak ada salahnya menonton terutama bagi Anda para generasi tahun 90’an yang ingin melihat Power Rangers Berubah! seiring perkembangan jaman.


Director: Dean Israelite

Cast: Dacre Montgomery, Naomi Scott, Becky G, RJ Cycler, Ludy Lin, Bryan Cranston, Bill Hader, Elizabeth Banks

Duration: 124 mins


 

Leave Comments Below
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

COMING SOON

despicableme3

dunkirk

baywatch

To Top