Connect with us
princessmononoke

Princess Mononoke Movie Review: So Well Written and Animated That Allows the Force of Nature to Coexist

Princess Mononoke Movie Review
Studio Ghibli

REVIEWS

Princess Mononoke Movie Review: So Well Written and Animated That Allows the Force of Nature to Coexist

This review contains no spoilers

(4/5) 4.0 Stars

Satu hal yang kami temukan menarik dari film alumni Studio Ghibli tahun 1997 ini; terlepas kisahnya yang begitu banyak melibatkan elemen magis, esensi dari perjuangan setiap karakter yang melindungi Hutan Rusa adalah realistis. Bahwa agar dapat hidup makmur sentosa, manusia haruslah hidup berdampingan dengan alam, walau di dalamnya terdapat binatang sebuas serigala dan babi hutan sekalipun. Karena, jika tidak, demikianlah konflik dalam Princess Mononoke terjadi.

Film dibuka dengan penampakan Ashitaka (Yoji Matsuda), seorang pangeran dari Desa Emishi di Jepang tengah melindungi rakyatnya. Naas, ancaman yang dimaksud; iblis yang merasuki seekor babi hutan, menulari Ashitaka lewat tangan kanannya, memberinya kutukan seumur hidup yang konon katanya tak bisa dipatahkan. Alhasil, atas anjuran seorang paranormal desa, berangkatlah Ashitaka ke Barat guna mencari obat kutukan walau tanpa kepastian atas keberadaannya.

Princess Mononoke Movie Review

Perjalanan Ashitaka tidaklah mudah namun akhirnya membawa ia bertemu dengan Mononoke (Yuriko Ishida), seorang putri yang ternyata berperangai buas bak serigala. Tak usah heran karena Mononoke yang juga dipanggil San memanglah anak dari Moro (Akihiro Miwa), seekor serigala betina keturunan dewa. Singkat cerita, walau tidak mudah menjinakkan San yang ternyata tak percaya pada kebaikan manusia, keduanya akhirnya berteman dan berjuang bersama melindungi Hutan Rusa beserta Dewa Rusa yang tinggal di dalamnya.

Walau bukan alumni era milenium, kami menilai Princess Mononoke memiliki kualitas yang tidak kalah dengan Spirited Away (2001) dan Ponyo (2008). Kisahnya tak lekang dimakan waktu, sarat dengan moral kehidupan terutama yang terkait dengan kemanusiaan dan lingkungan hidup. Ilustrasinya juga indah dan penuh imajinasi, bahkan cenderung masuk kategori kompleks untuk adegan klimaksnya. Hutan Rusa tampil penuh warna namun dengan rasa kramat dan agung. Para binatang, walau buas, namun tetap tampil megah berkat proporsi penggambaran yang sesuai dengan konteks plotnya.

Tak melulu berkutat di dalam hutan. Ada pula sub plot mengenai industri besi baja yang kala itu sedang berkembang di Jepang dan mengancam kelestarian hutan. Adalah sosok Madam Eboshi (Yuko Tanaka), seorang wanita kuat dan tegas yang menjadi pemimpin industri ini sekaligus penumpas para iblis yang merasuki babi hutan. Namun seiring film berjalan, diketahui bahwa Eboshi mudah terpengaruh sehingga sempat mengambil keputusan yang salah. Takdir memutuskan Ashitaka dan San menjadi penolong Eboshi dari jalan sesat yang terlanjur sudah ia ambil.

Ide awal sineas Hazao Miyasaki adalah karakter seorang putri yang hidup di hutan dengan seekor makhluk buas. Namun bukan Miyasaki namanya jika menggarap film tanpa topik yang dekat hubungannya dengan nilai-nilai sosial. Demikianlah lingkungan menjadi topik utama, disusul kesenjangan sosial sebagai topik tambahan, baik itu dalam konteks gender maupun kesehatan.

Ashitaka dan San mewakili topik lingkungan sedangkan sejumlah warga terkena sakit Lepra dan wanita mantan prostitusi yang diberi kehidupan baru oleh Eboshi mewakili topik-topik tambahan itu. Dengan demikian, di luar plot utamanya, Princess Mononoke memiliki cukup banyak sub plot, yang satu per satu diselesaikan dengan baik. Masing-masing diberi kesempatan melawan rasa minder itu, menjalani peperangannya sendiri, sambil menunggu Ashitaka dan San merajut benang merah untuk kepentingan seluruh pihak yang terlibat. Ada yang kalah dan menang, apapun hasilnya, Princess Mononoke percaya bahwa tak ada yang bisa mengalahkan alam, baik ketika ia sedang marah maupun bermurah hati.


Director: Hazao Miyazaki

Voice Cast: Yoji Matsuda, Yuriko Ishida, Yuko Tanaka, Akihiro Miwa

Duration: 134 mins


 

Leave Comments Below
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

COMING SOON

gintama

thebattleshipisland

waroftheplanetoftheapes
To Top