Connect with us
babydriver

Seventh Son Movie Review: The Big Stars Can’t Help Fantasizing the Lame Execution

MUVIBLAST - movie website for movie enthusiasts, based in Indonesia. Movie reviews, movie review, film review, review film, movie trailer, movie trailers, trailer movie, movie news, coming soon movies, playing now movies, box office movies, indie movies, cinema movies, independent movies, japanese movies, korean movies, hollywood movies, asian movies
Universal Pictures

REVIEWS

Seventh Son Movie Review: The Big Stars Can’t Help Fantasizing the Lame Execution

This review contains no spoilers

(2.5/5) 2.5 Stars

Jika MuviBlaster merupakan penggemar film berbau sihir masa kuno-medieval macam Stardust (2007) dan Hansel & Gretel: Witch Hunters (2013), tampaknya film satu ini bisa jadi tontonan yang tepat bagi Anda.

Berjudul Seventh Son, film ini dihujani cukup deras berbagai bintang top Hollywood; mulai dari aktor muda Ben Barnes (The Chronicles of Narnia: Prince of Caspian, Dorian Gray) hingga aktor senior Jeff Bridges (Crazy Heart, True Grit) dan Djimon Hounsou (Blood Diamond). Bahkan Julianne Moore yang baru-baru ini memenangkan predikat Best Actress – Golden Globes untuk peran biopik dalam Still Alice (2014), ikut serta di film besutan Segrei Bodrov (Mongol, Nomad) ini.

Kisahnya berpusat pada karakter seorang pemburu penyihir bernama Gregory (Bridges) yang jatuh hati pada penyihir cantik namun jahat bernama Malkin (Moore). Seiring berjalannya waktu, walau cintanya demikian besar, perlahan Gregory sadar bahwa ia tidak mungkin bersatu dengan Malkin karena mereka berdua datang dari dunia berbeda. Maka, ketika Gregory meninggalkannya, Malkin yang berang pun membunuh wanita yang Gregory nikahi. Melihat tindakan Malkin, Gregory tidak bisa tinggal diam. Ia menangkap Malkin dan mengurungnya di atas sebuah pegunungan terpencil selama bertahun-tahun.

Kini, 10 tahun berlalu, Malkin yang sebelumnya terkurung, bukan hanya bebas, namun juga memiliki kekuatan yang berlipat ganda. Lewat sebuah fenomena alam bernama Bulan Darah-lah, Malkin mendapat suntikan kekuatan tersebut. Singkat cerita, dengan dendam membara, Malkin langsung mencari di mana keberadaan Gregory guna membalas dendam. Namun ternyata, kekuatan Gregory masih sehebat dulu sehingga Malkin pun kesulitan membunuhnya. Walau demikian, dalam sebuah pertarungan sengit, Malkin berhasil membunuh murid kesayangan Gregory bernama Billy (Kit Harington).

Yang jadi masalah, walaupun kuat, tanpa kehadiran seorang murid untuk membantunya, Gregory khawatir ia tak akan mampu menangkap Malkin, yang tengah menyusun kekuatan besar. Maka mau tak mau, ia harus mencari murid baru hingga ke pelosok negeri. Dan pencarian ini tidaklah mudah karena ia tak bisa sembarang memilih orang. Sang murid haruslah seorang anak pria yang lahir di urutan ke-7, sebuah syarat yang harus dipenuhi sang murid agar dapat menjadi seorang pemburu penyihir sehebat Gregory.

seventhson1

Walaupun sulit, namun perjalanan panjang Gregory akhirnya mempertemukan dirinya dengan Thomas (Barnes), seorang pemuda desa yang memiliki indera ke-6 mampu melihat masa depan. Asal usul bakat unik ini akan terkuak seiring film berjalan, namun singkat cerita, Thomas pun menjadi murid sang pemburu dan siap tidak siap harus membantu Gregory menangkap Malkin.

Alih-alih berjalan mulus sesuai rencana, situasi kian rumit ketika Thomas jatuh cinta pada Alice (Alicia Vikander), putri seorang penyihir yang ternyata merupakan pengikut setia Malkin. Pertanyaannya, dengan situasi yang makin genting, mampu Gregory dengan murid barunya ini menyatukan kekuatan untuk melindungi dunia dari ancaman Malkin?

Plot yang Lemah

Meski ditopang banyak bintang dengan gaung ketenaran besar, sayangnya Bodrov sebagai sutradara, gagal mengeksekusi film ini menjadi tontonan dengan plot menggigit. Akibat gagal mengarahkan para bintang besar ini bermain total dan memberi nyawa pada skenario yang ditulis Charles Leavitt, Seventh Son pun menjadi membosankan.

Hal ini tentu sangatlah disayangkan mengingat naskah film ini diangkat dari novel karya Joseph Delaney berjudul The Spook’s Apprentice yang notabene memiliki fanbase cukup banyak. Singkat kata, selain tampilan wajah tampan dan cantik para bintangnya serta kostum dengan detail artistik menarik, rasanya kami tidak menemukan adanya elemen menarik lain yang mampu dibanggakan dari film ini.

Walau demikian, kami melihat Seventh Son masih dapat memberi penghiburan. Bisa jadi film ini memanglah tipe favorit Anda. Jika justru sebaliknya, kami ingatkan untuk jangan terlalu berharap mendapatkan sajian visual berkualitas kecuali jika Anda memang penikmat penampakan berbagai makhluk fantasi seperti monster, raksasa, hingga naga terbang.

Kualitas Akting Para Pemain yang Tak Seimbang

Seperti biasa, sebagai aktor-aktris veteran dan secara individual, Moore dan Bridges tampil sebagaimana harusnya di film ini. Namun sayang, kemampuan akting keduanya tidak mampu diimbangi oleh para bintang mudanya, terutama Barnes. Belum memiliki jam terbang tinggi dan belum menunjukkan bakat seorang aktor watak, Barnes hanya terlihat sebagai pemanis yang beruntung kebagian peran yang digadang-gadang judulnya ini.

Selain akting Barnes yang gagal memikat, chemistry di antara para karakter dalam film ini juga gagal terjalin. Merupakan efek samping dari kegagalan pengarahan Bodrov sebagai sutradara, setiap karakter terlihat asyik berjalan sendiri-sendiri, tidak mendukung maupun didukung oleh karakter lainnya. Hal ini sungguhlah disayangkan, membuat kehadiran Bridges dan Moore sebuah investasi yang sia-sia saja.


Director: Segrei Bodrov

Cast: Jeff Bridges, Julianne Moore, Alicia Vikander, Ben Barnes, Djimon Hounsou, Kit Harrington

Duration: 102 mins


 

Leave Comments Below
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

PLAYING NOW

thorragnarok

To Top