Connect with us
thorragnarok

Star Wars: Episode VII – The Force Awakens Movie Review: A Great Touch Off From J.J Abrams Brings Another New Hope for the Legacy of Force

Star Wars: Episode VII - The Force Awakens Movie Review
Walt Disney Studios Motion Pictures

Home

Star Wars: Episode VII – The Force Awakens Movie Review: A Great Touch Off From J.J Abrams Brings Another New Hope for the Legacy of Force

This review contains mild spoilers

(4.5/5) 4.5 Stars

Meski berpindah haluan ke pihak Disney dan J.J Abrams (Super 8, Star Trek, Star Trek: Into the Darkness), kami menilai gaya Star Wars milik George Lucas masih kental terasa di episode 7 ini. Mulai dari pola beberapa sub plot hingga nuansa momen epik, semuanya nampak menerapkan formula lama. Namun, jangan salah artikan opini kami, karena opini ini memuat energi positif, membuktikan bahwa Abrams adalah sineas hebat, sineas yang kini pantas kami sebut sebagai pewaris sekaligus penerus dari ilmu Force yang legendaris itu.

Seperti Force yang memanggil Rey (Daisy Ridley) lewat Lightsaber milik Luke, Force pun melakukan hal yang sama pada Abrams. Walau sebenarnya, menurut kami, tidak banyak hal esensial baru (hanya penambahan karakter dan pengembangan cerita pasca runtuhnya Empire di episode 6), lewat tangan dingin Abrams, Star Wars: Episode VII – The Force Awakens tampil segar, optimis berkelanjutan, dan juga klasik, membuat kami tak menyesal menyaksikan episode ini sudah lebih dari sekali (baca: 5 kali sejak dirilis 18 Desember 2015).

Sub plot anak dan ayah yang berbeda haluan (baca: Dark VS Light) kembali terulang, membuat kami sempat berpikir apakah ini sebuah kutukan yang akan terus berlangsung dalam garis keturunan Skywalker. Momen-momen kelahiran Force pun kembali terjadi, walau lewat Rey, yang belum diketahui asal usul Force mengalir kuat dalam dirinya.

Star Wars: Episode VII - The Force Awakens Movie Review

Apakah ia putri Luke Skywalker (Mark Hamill) yang adalah seorang Jedi dan tidak boleh menikah? Atau mungkinkah ia adalah putri dari seorang keturunan Jedi lain? Lupakan dulu sejenak karena asal usul Rey bukanlah fokus utama di episode ini, melainkan upaya pencarian Luke yang lama menghilang pasca seorang muridnya terjebak dalam Dark Side.

Menariknya, murid yang dimaksud adalah Ben AKA Kylo Ren (Adam Driver) yang merupakan putra semata wayang Leia (Carrie Fisher) dan Han Solo (Harrison Ford). Belum jelas kronologi Ben menjadi Ren, namun Ren dikisahkan sangat terobsesi pada kejayaan sang kakek, Darth Vader. Lalu, apakah Ren akan mampu kembali ke jalan Force seperti kakeknya di akhir episode 6? Akankah Han sebagai ayah turun tangan menangani putranya sendiri?

Still an Unsafe Galaxy

Ironis, jilid ini dibuka dengan kondisi galaksi yang sepenuhnya tidak aman, walau dengan setting 30 tahun pasca Empire dihancurkan oleh Luke beserta pasukan Rebel Alliance. Pasalnya, terdapat gerakan baru bernama First Order yang terobsesi untuk menguasai seluruh galaksi.

Namun, misi First Order belum 100% berhasil karena Luke yang merupakan satu-satunya Jedi yang tersisa di galaksi, masih hidup. Tetapi bagaimana mereka bisa membunuh Luke jika si grandmaster Jedi tidak diketahui keberadaannya?

Star Wars: Episode VII - The Force Awakens Movie Review

Singkat cerita, pemimpin besar First Order, Supreme Leader Snoke (Andy Serkis) mengutus tangan kanannya yang merupakan mantan Jedi dan anggota Knights of Ren, Ren, dan officer First Order, Captain Phasma (Gwendoline Christie) ke Planet Jakku untuk mendapatkan peta berisi lokasi Luke.

Tetapi diam-diam tanpa diketahui oleh Ren cs, peta tersebut tenyata telah lebih dulu didapatkan oleh pilot terbaik di galaksi, Po Dameron (Oscar Isaac) yang beberapa jam sebelumnya telah tiba di Jakku atas perintah dari pemimpin pasukan Resistance yang kini dipanggil Jendral Leia Organa.

Dari sinilah, kemudian kami diperkenalkan pada beberapa karakter baru lain seperti Rey, Finn (John Boyega), dan droid BB-8, hingga akhirnya melepas rindu pada Han, Chewbacca, dan Millenium Falcon yang kini dianggap sebagai pesawat rongsokan.

A Brilliant Direction with Evolving Script

Kami tegaskan lagi bahwa Abrams adalah pilihan tepat karena ia mencurahkan kemampuannya yang brilian di episode ini. Lihai namun juga objektif, Abrams tak kesulitan mengarahkan naskah yang ditulis oleh penulis naskah veteran Star Wars, Lawrence Kasdan (Star Wars: Episode V -The Empire Strikes Back). Lebih jauh lagi, kami merasakan Abrams turut terlibat secara mendalam dalam pembuatan naskah ini sehingga sejarah yang sudah dikenal dapat berbaur harmonis dan bergerak dinamis dengan beberapa sub plot barunya.

Nyaris tak satupun adegan sia-sia terbuang kami temukan. Setiap momen, baik berisi nostalgia, ugly truth, bahkan humor sekalipun, semuanya bermakna untuk disimak, membantu kami menyelami setiap karakter dan membaca potensi premis yang akan disajikan episode ke-8-nya.

Walau demikian, bukan berarti tidak ada kritik yang kami temukan untuk Abrams. Perlu diketahui bahwa mirip trilogi sekuelnya, trilogi baru yang literally mengusung tema kebangkitan Force juga menyimpan sebuah twist penting. Dan sebenarnya, twist ini berpotensi sama kuatnya dengan twist “I’m your father”, jika saja … Abrams menempatkan twist ini di waktu yang tepat.

An Appealing Debut Performance of Daisy Ridley

Jilid ini menampilkan trio lamanya; Hamill, Ford, dan Fisher. Namun, trio baru yang terdiri dari Ridley, Boyega, dan Isaac diberi kesempatan unjuk gigi seperti trio lamanya ketika masih muda dulu. Dan hasilnya, jauh dari kata mengecewakan.

Bisa dibilang trio yang dipimpin oleh Ridley mampu mengemban warisan Star Wars di era modern dengan baik. Padahal, publik tidak familiar dengan nama aktris asal London yang baru berusia 23 tahun ini. Namun, secara mengejutkan, Ridley tampil seperti seorang pro, memimpin trilogi ini kembali ke Force yang dikisahkan melemah.

Star Wars: Episode VII - The Force Awakens Movie Review

Jujur saja, jika kami ditanya apa yang paling membuat jilid terlihat begitu segar adalah ketika melihat si pahlawan utama adalah seorang gadis muda yang cantik, lincah, dan cerdas. Rey seperti mewarisi bakat banyak karakter sebelumnya, kecantikan Leia, kecekatan Han, dan kebijaksanaan Luke. Yang jadi pertanyaan, siapa gerangan Rey yang diplot sebagai penyelamat galaksi dari kehancuran?

Beruntung, muncul banyak pertanyaan sana-sini, termasuk seputar Rey, mengindikasikan bahwa sutradara selanjutnya, Rian Johnson (Looper, The Brother’s Bloom) punya banyak materi untuk diolah dalam episode 8. Banyak teka-teki yang sudah Abrams sebar dan memerlukan jawaban. Tinggal bagaimana Ronson mengeksekusi jawaban-jawaban ini menjadi sebuah rangkaian cerita trilogi menarik, melanjutkan apa sudah yang sudah dikerjakan oleh baik oleh Abrams. Bahkan, kami prediksi Ronson memiliki peluang untuk memberi lebih banyak twist epik seperti “I’m your father” itu. Mengapa? Karena kami saja, melihat adanya peluang itu. Apakah Ronson melihatnya juga? May the Force be with him.


Director: J.J Abrams

Cast: Daisy Ridley, John Boyega, Oscar Isaac, Carrie Fisher, Adam Driver, Harrison Ford

Duration: 135 mins


Leave Comments Below
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

25.10.17

thorragnarok

To Top