Connect with us
thorragnarok

SYTD 2 Movie Review: Either Giving Up or Accepting Fate, This Sequel Doesn’t Show Enough Strength for Both Decisions

SYTD 2 Movie Review
MD Pictures

REVIEWS

SYTD 2 Movie Review: Either Giving Up or Accepting Fate, This Sequel Doesn’t Show Enough Strength for Both Decisions

This review contains spoilers

(3/5) 3.0 Stars

Terlepas plot yang ditawarkan sekuel ini jarang ditemukan dalam kehidupan nyata, kami menilai akhir perjalanan cinta segitiga dalam polemik poligami ini mudah ditebak. Mudah ditebak karena plotnya yang terlalu simple dan trio karakter utamanya juga tidak diberi kompleksitas cukup. Semua hanya dibiarkan mengalir sebagaimana mestinya, memberi indikasi bahwa SYTD 2 bermain di zona aman. Hal ini jauh berbeda dengan plot jilid pertamanya yang menarik; penuh lika-liku intrik serta pergumulan emosi bagi Arini, Prasetya, dan Mei Rose.

Salah satu hal yang bisa kami puji adalah penampilan Laudya Cynthia Bella (Arini) yang konsisten memainkan peran sebagai istri yang batinnya teraniaya, walau bukan lagi karena masalah poligami yang sempat mendera keras rumah tangganya 2 tahun lalu. Hal lainnya adalah penampilan sang anak, Nadia, yang diperankan oleh Sandrinna Michelle. Walau ada beberapa adegan yang kami nilai terlampau dewasa untuk karakternya, aktris cilik blasteran Amerika-Jawa yang baru berusia 10 tahun ini, mampu memberikan sentuhan emosional yang ayah, ibu, serta karakter dewasa lainnya gagal beri.

Wajah segar Reza Rahadian (Habibie dan Ainun, Rudy Habibie) sebagai dokter spesialis kanker bernama Syarief juga memberikan warna tersendiri untuk Mei Rose (Raline Shah), mengingat keterlibatannya dalam hubungan rumah tangga Arini dan Prasetya (Fedi Nuril) banyak berkurang di sini. Dikisahkan Mei Rose sudah hidup mandiri dengan kondisi stabil di Budapest. Pasca meninggalkan Arini dan Prasetya, ia hidup bersama putranya, Akbar, sambil mengurus bisnis butik kerajinan tangan yang sukses. Siapa sangka 2 tahun berlalu, Mei Rose, Arini, dan Prasetya kembali dipertemukan di salah satu kota tercantik di Eropa itu. Dan dalam kesempatan kebetulan ini, sebuah insiden terjadi.

Keputusan Ambigu yang Mengurangi Greget

Apapun insiden yang terjadi di sini adalah sesuatu yang bersifat takdir dan langka. Dengan kata lain, hanya lewat imajinasi dalam benak Asma Nadia sajalah, takdir ini kemungkinan besar terjadi, dan memang demikian faktanya.

Bahwa insiden yang kembali mempersatukan Arini, Prasetya, dan Mei Rose ini membuat semua pihak terpaksa pasrah, apalagi ketika Arini diplot memilih sebuah keputusan ambigu secara sepihak. Sakit kanker rahim yang ia kira sembuh ternyata terus hidup dan sudah menyerang otaknya. Sayang, demi Prasetya dan Nadia, Arini bukannya berjuang, malah menerima nasib dan diam-diam merestui hubungan Prasetya dan Mei Rose, sebuah keputusan yang kami berbeda tipis dengan yang namanya malas berjuang.

SYTD 2 Movie Review

Keputusan ambigu Arini inilah yang kami nilai mengawali problem greget dalam premisnya, membuat plot pun berjalan apa adanya, jika tak mau dikatakan datar. Lebih jauh lagi, hari-hari menjelang kepergian Arini juga tidak secara intens digambarkan, hanya sekedar kerap me-makcomblangi Mei Rose dengan Prasetya secara kasual, tanpa keduanya tahu mengapa.

Greget hanya datang dari Syarief yang diplot sebagai pria pemuja Mei Rose yang hendak melamarnya. Merasa bimbang karena dirinya masih terikat perkawinan dengan Prasetya, Mei Rose terpaksa menangguhkan lamaran Syarief, membuat pria ini tampil sebagai sosok pria sabar yang kami yakin bisa membuat Mei Rose bahagia. Namun, apakah benar Syarief adalah jodoh yang ditakdirkan untuk Mei Rose di akhir cerita?

Tidak buruk namun juga tidak sebaik jilid pertamanya, sekuel yang kini digarap Hanung Bramantyo (Ayat-Ayat Cinta, Hijab) ini memiliki kelebihan panorama kota Budapest yang indah serta konten humor dari duo Kemal Palevi (Amran) dan Tanta Ginting (Hartono) yang masih efektif. Ditambah dengan penampilan stand up comedian, Muhadkly Acho (Bajaj Bajuri the Movie) serta aktris asal Malaysia yang karakter Shilla-nya diidolakan berat oleh Amran, Nora Danish, SYTD 2 masih dapat memberikan hiburan yang notabene menyenangkan bagi para penonton yang tidak bisa menikmati plot dan aspek lainnya, seperti kami.


Director: Hanung Bramantyo

Cast: Fedi Nuril, Laudya Cynthia Bella, Raline Shah, Reza Rahadian, Tanta Ginting, Kemal Palevi, Nora Danish, Muhadkly Acho, Sandrinna Michelle, David Chalik

Duration: 121 mins


 

Leave Comments Below
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

25.10.17

thorragnarok

To Top