Connect with us
babydriver

The Hitman’s Bodyguard Movie Review: The Hilarious Chemistry Saves Anything Go Wrong

The Hitman's Bodyguard Movie Review
Lionsgate Films

REVIEWS

The Hitman’s Bodyguard Movie Review: The Hilarious Chemistry Saves Anything Go Wrong

This review contains no spoilers

(3.5/5) 3.5 Stars

Ada Ryan Reynolds dengan selera humor Deadpool-nya serta Samuel L. Jackson dengan 9 nyawa yang diplot berpasangan dalam sebuah film; seorang pembunuh bayaran dilindungi seorang pengawal bayaran, dan sebaliknya, jika situasi mendesak sebaliknya. The Hitman’s Bodyguard. Siapa si Hitman? Siapa si Bodyguard?

Agar terlihat keren, Reynolds adalah si pengawal bayaran, dengan setelan rapi, mobil mewah dan perlengkapan berteknologi canggih. Alhasil, Jackson adalah si pembunuh bayaran, yang apes terpenjara dan apes terancam kemungkinan bebasnya. Keduanya tidak saling mengenal hingga akhirnya Amelia (Elodie Yung) meminta bantuan pada karakter yang dimainkan Reynolds.

Beberapa tahun lalu, Michael Bryce (Reynolds) adalah seorang pengawal top dengan predikat AAA. Di masa kejayaannya, Bryce memacari Amelia dan punya sederet klien hebat yang rela mengocek kantong untuk jasa profesional Bryce. Singkat cerita, akibat sebuah insiden tewasnya seorang klien, karir Bryce hancur dan hubungannya dengan Amelia kandas. Namun, siapa sangka kehadiran sosok Darius Kincaid (Jackson) banyak mengajarkan Bryce pelajaran tentang cinta. Berkaca pada hubungan rumah tangga yang ia jalin bersama Sonia (Salma Hayek), Kincaid merasa perlu membagi pengalaman guna memotivasi Bryce agar kembali mengejar cinta Amelia. Lho kok?

The Hitman's Bodyguard Movie Review

Ya, dinamika hubungan antara Bryce dan Kincaid jadi begitu bergejolak dan dipenuhi canda tawa gara-gara wanita. Kincaid bak seorang cupid yang terus menerus menembakkan panah asmara pada Bryce yang jelas-jelas menunjukkan sikap antipati pada kliennya itu. Apalagi, kemudian, diketahui tanpa kepastian bahwa Kincaid adalah penyebab hancurnya karir Bryce, membuat kedekatan ala kucing-anjing keduanya semakin ironis. Bryce habis merasa dibohongi sementara Kincaid terlihat begitu menikmati ironi yang menggelikan ini. Apakah sungguh Kincaid bersalah? Atau semua insiden ini hanya sebuah kebetulan yang sengaja didalangi pihak-pihak berkepentingan?

Asumsi di atas dengan mudah muncul dengan jawaban yang sudah dapat dipastikan ada, mengingat film arahan Patrick Hughes (The Expendables 3) ini berjalan pada sebuah plot yang klise. Satu-satunya kekuatan adalah chemistry kocak antara Reynolds dan Jackson yang terus menerus konstan, tak kenal lelah walau harus berlari menghindar dari serta menghajar musuh-musuh nakal hampir sepanjang durasi. Kalimat-kalimat kasar bernada komedi silih berganti dilontarkan hingga akhirnya salah satu menyerah karena sebuah ledakan mengagetkan atau keinginan membalas yang sudah aus. Alhasil, kami pun dibuat puas dengan penampilan Tom-Jerry keduanya, yang memberi aura positif untuk keseluruhan film ini.

Hayek yang kebagian peran istri Kincaid yang tidak mau kalah gila, juga menunjukkan bahwa karakternya memiliki taji. Walau sebatas karakter pendukung, yang ketika tampil memanglah hanya untuk membuat karakter Kincaid semakin terlihat menarik, Hayek melakukan tugasnya dengan baik. Cantik, sangar, namun haus akan perhatian sang suami, Hayek sukses menciptakan karakter seorang istri yang terus-menerus membuat Kincaid galau, bahkan di saat-saat genting. Untung saja ada Bryce yang siap siaga mengawal kegalauan Kincaid yang berujung pada kekonyolan yang manis.


Director: Patrick Hughes

Cast: Ryan Reynolds, Samuel L. Jackson, Salma Hayek, Elodie Yung

Duration: 118 mins


 

Leave Comments Below
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

PLAYING NOW

thorragnarok

To Top