Connect with us
thorragnarok

The Mermaid Movie Review: Straightforwardly Absurd and Jokey, the Love Story Is Suprisingly Eco-Friendly Serious

The Mermaid Movie Review
Sony Pictures

REVIEWS

The Mermaid Movie Review: Straightforwardly Absurd and Jokey, the Love Story Is Suprisingly Eco-Friendly Serious

This review may contain mild spoilers

(3.5/5) 3.5 Stars

Poster menampilkan karakter bergaya rambut unik, trailer konyol berisi polisi bingung menggambar sketsa wajah, dan seorang Stephen Chow (Kung Fu Hustle, CJ7) sebagai dalang, naga-naganya The Mermaid adalah sebuah suguhan visual yang akan membuat perut penonton sakit perut dan lupa sedang sakit kepala. Really?

Benar saja. Menyaksikan film yang menampilkan aktris pendatang baru berusia 19 tahun dengan perangai imut, Jelly Lin, kami tak sekalipun tegang. Sederet adegan kocak khas Chow seakan tak menyerah membuat kami tak habis pikir dari mana inspirasi kisah yang sebenarnya sulit masuk akal ini.

Lebih jauh lagi, usaha Chow mengambil latar belakang lingkungan sebagai narasi konflik manusia berkaki vs manusia duyung perlu diapresiasi. Karena, walau memberi kesan memilih asal detailnya, paling tidak tampilan berbagai berbagai hewan laut yang dibantai liar, relevan dengan plotnya.

mermaid2

Dikisahkan ada sebuah teluk bernama Teluk Hijau yang dikelilingi lautan bersih dan indah. Banyak hewan laut hidup bahagia di bawahnya, termasuk manusia duyung yang dipercaya sebagai legenda saja. Singkat cerita, semenjak rencana pembangunan seorang taipan ambisius bernama Liu Xan (Deng Chao), sonar-sonar laut berbahaya dipasang dengan tujuan menghancurkan semua hewan laut yang berhabitat di teluk tersebut.

Mengingat ini adalah film Chow, maka bolehlah MuviBlaster harapkan sebuah alur cerita yang anti mainstream, bahkan bisa dibilang sengaja dibuat tersandung sana-sini. Adegan, berdialog absurd bisa dinikmati puas, bahkan membuat Anda berkali-kali menganga penuh decak kagum kerelaan. Namun, jangan Anda anggap remeh karena arahan Chow di film ini tak pernah lepas kontrol, karena ternyata semua absurdity ini ia arahkan menuju sebuah target yang jelas, membuat The Mermaid bukanlah film asal buat.

Terinspirasi dari The Little Mermaid

Kalaupun bukan, kami masih tetap berpikir kalau The Mermaid terinspirasi dari dongeng The Little Mermaid karya Hans Christian Andersen itu. Seorang manusia duyung cantik (baca : walau bukan putri) dan manusia tampan kaya raya, dipertemukan karena dendam dan dipersatukan karena cinta, masalah yang tersisa hanyalah sepasang ekor yang tak bisa menjadi kaki karena ketiadaan Ursula. Ok, ini jelas-jelas kisah The Little Mermaid.

Bedanya, selain tak memiliki etika berbisnis, Liu Xan jugalah seorang playboy. Beruntung ditaksir seorang wanita yang lebih kaya dari dirinya bernama Ruo Lan (Zhang Yuqi), ia masih saja mata keranjang. Namun, ternyata kehadiran Shan (Jelly Lin) mengubah mindset Liu Xan tentang cinta dan lingkungan.

Shan, si gadis duyung yang awalnya menyimpan dendam, belakangan juga malah bersimpati dan mengajak Liu Xan makan ayam dan bermain gila di taman hiburan. Lalu, apakah mereka nantinya akan bersatu? Kalau ya, pergumulan  macam apa yang harus mereka lalui?

mermaid 1

Efek Visual Kurang Maksimal

Terlepas kami menikmati semua absurdity yang dihadirkan, sayangnya kami tak bisa begitu saja tutup mata terhadap efek visual yang kurang maksimal. Walau memang tidak krusial, namun kami menyayangkan The Mermaid yang sudah mengusung kisah fiktif dengan ide pengembangan seradikal ini memiliki cacat visual. Terutama adegan-adegan yang berhubungan dengan air yang seyogyanya indah dipandang, justru terlihat kasar, membuat atribut-atribut di dalamnya terlihat seperti mainan.

Untung saja adegan-adegan di luar air, terutama adegan Liu Xan mengantar Shan pulang, tampil indah sekaligus menggemaskan. Dengan latar lautan luas terkena pancaran sinar bulan dan adegan Shan menyibakkan rambut panjangnya, wajar saja kalau Liu Xan jadi makin terpesona. Inikah yang namanya cinta? Ah, Chow memang bisa saja 🙂


Director: Stephen Chow

Cast: Lin Yun, Deng Zhao, Zhang Yuqi, Show Luo

Duration: 94 mins

 

Leave Comments Below
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

25.10.17

thorragnarok

To Top