Connect with us
thorragnarok

xXx: Return of Xander Cage: Mundane Plot on a Dry Landscape, Even Vin Diesel Fails to Surf the Point Break

XXX The Return of Xander Cage
Paramount Pictures

REVIEWS

xXx: Return of Xander Cage: Mundane Plot on a Dry Landscape, Even Vin Diesel Fails to Surf the Point Break

This review contains mild spoilers

(2.5/5) 2.5 Stars

Xander Cage (Vin Diesel) bak menjelma jadi seorang Johnny Utah dalam adegan balap motocross dalam gulungan ombak pantai Filipina itu. Terlepas apakah adegan ini memang terinspirasi oleh salah satu adegan maut dalam film orisinil maupun remake Point Break tersebut, kesan demikianlah yang kami dapat. Namun, premis dari franchise xXx ini memang tak jauh dari pacuan adrenalin para anggotanya, sehingga ketika muncul adegan bernada sebelas dua belas seperti ini, mau tak mau kami maklumi.

Hanya saja, adegan-adegan bernada mirip ini terlampau banyak, membuat kami tak lagi terkesima. Lebih jauh lagi, adegan-adegan ini juga tak mampu melampaui tingkat ekstrem pendahulunya, gagal membuat titik tonggakan baru. Apalagi kembali disodori plot yang kalau ditebak ujungnya itu-itu saja, jilid ke-3 dari franchise karya Rick Wilkes ini jadi terlihat kurang menarik. Tingkat pacuan adrenalin masihlah parameter jualan utama, diikuti nama besar dan otot kekar seorang Diesel, serta deretan penampakan para gadis cantik nan seksi menemani sambil membukakan mantel bulu tebalnya yang khas itu. Tak kurang namun tak bisa lebih, demikian gambaran posisi terjepitnya jilid ini, jika tak mau diberi label “Tak Perlu Digarap”.

Dikisahkan pasca xXx: State of the Union (2005), Cage hidup dalam persembunyian. Namun jangan salah, alih-alih terasing, Cage malah asyik berbaur di lingkungan barunya, bahkan menjelma jadi Robin Hood dadakan yang dipuja-puja. Singkat kata, Cage menikmati tempurung baru ini, sebelum akhirnya kepala NSA (National Security Agency) yang baru bernama Jane Marke (Toni Collete) meminta bantuan Cage mengejar sindikat lihai berbahaya yang telah mencuri sebuah Kotak Pandora.

Penuh Masalah

Masalah pertama terjadi ketika tanpa usaha penolakan yang berarti, Cage menyetujui permintaan Marke lalu plot bergulir cepat menuju ke kota London. Tanpa harus meminta dengan susah payah, giliran Cage meminta Marke menjemput rekan-rekan lamanya untuk bergabung dalam misi ini. Masalah kedua muncul ketika rekan-rekan Cage ini diperkenalkan dengan gaya komikal asal yang membuat mereka tampil konyol ketimbang keren. Dan masalah ketiga datang tak diundang, ketika tanpa penjelasan berarti, diketahui bahwa sindikat lihai itu bermarkas di sebuah pulau di Filipina, dan tanpa atur strategi, terbanglah Cage cs dengan agenda beraksi sesegera mungkin.

Terlepas kemasan yang menurut Augustus Gibbons (Samuel L. Jackson) terlihat dope, jilid ke-3 yang diberi tajuk Return of Xander Cage ini penuh tumpukan masalah. Banyaknya lubang dalam plot, bergulirnya dialog-dialog datar tanpa henti, akting Diesel yang masih one-dimensional hingga kehadiran para bintang pendukung yang diplot sebatas pemeriah saja.

XXX The Return of Xander Cage

Khusus kekurangan yang kami sebut terakhir, kami amat menyayangkan karakter bernama Xiang yang dimainkan Donnie Yen (Ip Man) diberi kesan penting namun tanpa dukungan kuat. Walau jurus-jurus tarung khas Yen paling kami nanti, namun tanpa motif kehadiran yang pas dan plot menggigit, karakternya terlihat mirip pembunuh bayaran yang tak perlu nama. Karakter Xiang miliknya juga kurang mengintimidasi, membuat status apapun yang diembannya di akhir film nanti, lawan atau kawan, tak banyak pengaruh. Bahkan dengan tambahan pendukung aktor laga tenar asal Thailand, Tony Jaa (Ong Bak), sekalipun, jilid ini tetap saja menjadi arena aksi Diesel seorang.

Hanya para wanita yang bekerja kompak. Lebih jauh lagi, kehadiran Adele (Ruby Rose), Becky (Nina Dobrev), dan Serena (Deepane Dupakone), baik secara solo maupun tim, memberi nilai lebih untuk premis comeback-nya Cage ke lapangan. Dengan Adele si penembak jitu yang bergaya cool, Becky si ahli teknologi yang bergaya nerd, dan Serena si jagoan asal India yang penuh karisma, kami jamin Cage pun tak menyesal kembali beraksi. Walau memang tak bisa menutupi kesalahan yang dilakukan oleh tim pria, paling tidak kami lihat usaha tim wanita ini berimprovisasi guna membuat karakter masing-masing terlihat penting dan bernyawa. So … Gibbons, sepertinya pesan ala-ala dope yang Anda tujukan untuk Cage seorang, salah alamat.


Director: D.J Caruso

Cast: Vin Diesel, Donnie Yen, Tony Jaa, Deepika Padukone, Ruby Rose, Kris Wu, Nina Dobrev

Duration: 107 mins


 

Leave Comments Below
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

25.10.17

thorragnarok

To Top